Memiliki utang adalah hal biasa, terlebih buat kita yang masih terombang-ambing soal penghasilan. Terkadang utang memang bisa menjadi solusi praktis untuk menutupi keperluan mendesak. Namun namanya juga utang kalau tak bijak menyikapinya bisa jadi masalah berat bro.

Biar kalian tak semakin was-was karena dikejar-kejar oleh debt collector, nih simak tipsnya baik-baik dari Lanang Indonesia.

Prioritas

Ketika utang sudah mulai membengkak, jangan panik apalagi kabur tanpa tanggung jawab. Tentukan prioritas mana yang harus dilunasi terlebih dahulu. Dalam hal ini lunasilah utang yang memiliki bunga tinggi karena utang inilah yang akan tumbuh lebih subur daripada yang lainnya.

Lalu lunasilah utang yang didapat dari teman atau sahabat anda. Mungkin kalau soal waktu pembayaran bisa santai, tapi taruhannya adalah persahabatan kalian yang bisa saja rusak karena utang ini.

Jumlah

Sudah pasti kita berutang karena kondisi dompet yang belum stabil. Oleh sebab itu ada baiknya untuk melunasi utang yang lebih kecil nominalnya. Selain itu, dalam ilmu neuroekonomis dijelaskan juga kalau secara psikologis melunasi utang lebih kecil nominalnya akan lebih baik.

Hal ini karena bisa mempengaruhi anggapan kita kalau utang yang lebih besar menjadi terlihat lebih kecil dan berkurang bebannya.

Mindset

Dan faktor terakhir yang membuat kita cerdas dalam mensiasati utang adalah pola pikir kita sendiri. Bagaimana kita melihat utang, cara menggunakannya dan seperti apa melunasinya adalah faktor penting yang harus kita miliki sebelum berutang.

Jika memang harus berutang maka usahakan agar pinjaman dari utang tersebut menjadi suatu hal yang produktif. Sehingga keberadaan utang tersebut dijamin tak akan mengganggu penghasilan utama kita.