Kembali merebaknya aksi teror di Jakarta membuat warga resah. Tingkat keamanan Jakarta yang dinilai kondusif sejak terakhir aksi teror penembakan anggota polisi pada akhir 2013 akhirnya harus kembali terganggu.

Baku tembak dan ledakan beberapa bom di bilangan Thamrin, Jakarta Pusat 14 Januari 2016 hari ini membuat Jakarta kembali mencekam. Lalu apa saja yang harus Anda lakukan untuk lebih siap menghadapi situasi seperti ini?

Bereaksi Cepat

Saat mendengar bunyi ledakan baik kecil maupun besar umumnya orang akan kebingungan karena terlalu terkejut. Cepatlah sadar dan bereaksi cepat dengan mencari titik-titik kumpul aman yang terdekat.

Menjadi Target Minor

Tiarap menjadi langkah tepat pertama ketika mendengar suara tembakan atau ledakan. Hal ini sangat berguna untuk mengurangi risiko terluka yang mungkin terjadi. Tanpa latar belakang militer kuat jangan coba-coba menjadi pahlawan dalam situasi seperti ini.

Biasakan Waspada

Terbiasa dengan suasana kondusif membuat kita tidak bisa membedakan bunyi tembakan pistol dengan bunyi ledakan kembang api. Selalu sigap dan sadar Anda sedang berada di mana. Tak mungkin di siang bolong ada orang menyalakan kembang api di dalam mal.

Melawan

Ketika pelaku perseorangan lengah atau kebingungan Anda boleh menyerangnya dengan catatan posisi Anda memiliki tingkat kesuksesan yang tinggi. Jangan setengah-setengah, ketika Anda cukup ragu maka tetaplah diam. Tindakan ini hanya bisa dilakukan oleh orang-orang dengan mental besi.

Menolong Korban Lain

Ketika serangan mulai mereda dan Anda benar-benar dalam situasi aman selamatkan korban lainnya. Dahulukan korban terluka dan kritis karena perawatan mungkin menyelamatkan nyawanya. Jangan pindahkan korban meninggal karena mereka sudah menjadi porsi pihak keamanan dan forensik.