Tekno Otomotif

Bladeglider, Jagoan Mobil Listrik Nissan

Dalam ajang pameran otomotif berskala internasional GIIAS 2017, mungkin Nissan tak terlalu banyak bicara soal mobil baru. Namun Nissan bisa dibilang membuat pengunjung terpukau dengan mobil sport bertenaga listrik yang dibawanya.

Nissan BladeGlider, mobil konsep GIIAS 2017 ini menggabungkan kendaraan minim emisi dengan performa tinggi dalam desain mobil sport yang revolusioner. Mobil konsep Nissan BladeGlider dengan jelas menjelaskan visi Nissan dalam GIIAS tahun ini. Yaitu berupa gabungan Intelligent Mobility, produk ramah lingkungan, serta kemampuan layaknya mobil sport.

giias-2017---nissan-glider-0596

Formasi jok 1+2 Nissan Bladeglider yang unik dan berbeda | Khalida Nasution

Mobil masa depan ini memang langsung memanjakan mata kita dengan desain yang begitu futuristik. Nissan Bladeglider memiliki kapasitas 3 penumpang dengan formasi 1+2. Format ini terbilang sangat unik ditambah desain joknya yang mengusung gaya F1.

Untuk desain eksteriornya, Nissan Bladeglider memiliki bentuk bagian depan yang meruncing layaknya roket, bahkan lebih runcing dari Batmobile milik Batman.  Bagian depan ini pun semakin mewah dengan tambahan DRL LED khas Nissan.

giias-2017---nissan-glider-0592

Desain yang ramping dan runcing layaknya roket apollo | Khalida Nasution

Sedangkan bagian belakangnya terlihat jauh berbeda dari apa yang ada di depan. Mungkin orang akan mengira Nissa Bladeglider sebagai mobil dua penumpang jika melihatnya dari belakang. Bagian belakangnya terkesan padat dan menumpuk, terlebih dengan gabungan air lips.

Velg ban yang berukuran 19 dengan penggunaan satu baut membuat mobil ini semakin unik di kelas sport masa depan. Desain velg-nya pun memiliki rongga yang cukup baik, mungkin ini dimaksudkan agar pendinginan pada sistem pengereman berjalan baik.

giias-2017---nissan-glider-0572-1

Garis trim bodi dan shape Nissan Bladeglider membuatnya terlihat futuristik | Khalida Nasution

Namun sayang, Nissan tak mau banyak bicara soal spesifikasi dapur pacu yang ada pada mobil sport masa depannya. Entah karena takut dibilang sombong soal kecepatan atau karena belum siap dibandingkan dengan yang lainnya.