Sukses

Cara Aman Beli Properti Untuk Investasi

Berinvestasi di usia muda memang menguntungkan, namun karena pengalaman yang minim membuat kita rawan tertipu atau salah memilih. Jenis investasi memang banyak, mulai dari valuta asing, perhiasan, saham dan tanah.

Dalam ulasan kali ini Lanang Indonesia akan memandu sobat lanang bagaimana berinvestasi properti tanah. Keuntungan yang didapat dari investasi tanah sangatlah banyak, mulai dari harga yang terus naik hingga menjadi pilihan untuk anda yang sudah merencanakan rumah idaman.

Lokasi

Hal yang paling pertama untuk diperhatikan ialah lokasi. Jika dana cukup maka tak masalah untuk melirik lokasi yang memang sudah ramai dan strategis. Namun jika dana terbatas maka sebaiknya cobalah untuk berburu di daerah pinggiran kota.

Tapi untuk anda yang membeli tanah di pinggiran kota perhatikan bagaimana prospek lokasi tersebut dalam beberapa tahun ke depan. Seperti apakah akan dekat dengan pusat perbelanjaan, akses atau masuk dalam rencana pembangunan kota.

Jika sudah menemukan lokasi yang cocok, maka perhatikan bagaimana kondisi tanahnya. Apakah memiliki kontur yang mendukung untuk didirikan bangunan. Dan bagaimana debit airnya, jangan sampai suatu hari merana karena airnya sedikit atau bahkan tak bisa dikonsumsi.

Surat

Jika sudah ada niat untuk membeli maka perhatikan bagaiamana surat-menyuratnya. Seringkali terjadi pemalsuan surat tanah. Tentu sobat lanang yang masih pemain baru dalam investasi tak ingin tertipu, bukan? Periksalah siapa pemiliknya, cocokkan di instansi terkait atau konsultasi dengan notaris bila diperlukan.

Setelah itu buatlah Akta Jual Beli atau AJB. Belum tahu apa itu AJB? AJB itu merupakan perjanjian jual beli sebagai bukti pengalihan hak atas tanah. AJB pun memiliki beberapa macam, seperti Hak Milik dan Hak Guna Bangunan. Untuk lebih mengabsahkan AJB anda, ada baiknya melakukan penandatanganannya di depan Pejabat Pembuat Akta Tanah.

Periksa

Setelah semua proses jual-beli selesai, tahap terakhir yang harus dilakukan ialah menyerahkan berkas properti tersebut ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk dicatat. Menurut peraturannya, sobat lanang harus menyerahkan selambat-lambatnya 7 hari setelah penandatangan surat.

Jangan lupa juga untuk membawa dokumen pendukung seperti salinan KTP anda dan pemilik sebelumnya, bukti jual beli, bukti lunas Pph dan sebagainya.

Bagaimana, mudahkan sobat lanang? Memilih tanah untuk berinvestasi sangat tepat untuk kita. Pertama, karena jika membeli properti rumah secara utuh harganya akan berbeda jauh daripada membeli tanahnya saja. Kedua, karena kenaikan harga tanah susah diprediksi dan ketika kemudian hari naik maka anda akan mendapatkan keuntungan dari selisih kenaikan. Selamat berinvestasi bro!