Sukses

Cara Berhenti Menjadi Pria Berengsek (Bagian 2)

Melanjutkan artikel sebelumnya di Cara Berhenti Menjadi Pria Berengsek (Bagian 1) berikut ini lanjutan dari sifat-sifat dan attidtude yang bisa membuat kalian menjadi pria menyebalkan, baik di mata teman ataupun pasangan. 

Si Pembohong  

Jangan bilang kalian tidak pernah punya teman jenis ini. Mereka sebenarnya adalah tipe teman yang baik, sayangnya banyak dari omongan mereka yang tidak bisa dipercaya. Beberapa orang mungkin sesekali berbohong untuk kebaikan, tapi mereka ini adalah orang yang berbohong karena sudah kebiasaan.

How to Stop: Hampir mustahil menyembuhkan kebiasaan ini selain latihan sendiri untuk mengetahui bahwa kalian adalah pemohong dan ingin sembuh.

ngomel---copy

The Boss

Mungkin si bos inilah yang paling menyebalkan di sepanjang daftar orang-orang menyebalkan ini. Si bos cenderung mudah untuk memberikan mandat kepada teman-temannya tanpa pernah sadar kalau mereka memberikan perintah layaknya atasan kepada bawahan.

How to Stop: Paling mudah adalah mengupgrade skill berkomunikasi kalian karena pada dasarnya beberapa kalimat ajakan bisa menjadi kalimat perintah jika diucapkan oleh seseorang yang bossy.

The Angry Man

Punya teman yang temperamental tentu menjadi keseruan tersendiri, tapi ya ada tapinya bro. Mereka ini adalah orang-orang yang akan membuat masalah semakin runyam. Nongkrong di bar dan bersenggolan bisa menjadi masalah serius jika kalian punya teman jenis angry man.

How to Stop: Seperti dalam film Anger Management (2003) di mana Adam Sandler ikut dalam kelas kendali emosi. Sejujurnya ini berfungsi bro.

berantem2---copy

Si Mulut Kasar

Pria dengan mulut kasar cenderung akan mendapatkan penolakan dari banyak tipe wanita. Selama masa pendekatan mungkin si mulut kasar bisa mengendalikannya, tapi pada saatnya mereka akan keceplosan dan mengeluarkan kebun binatangnya.

How to Stop: Belajar dari konsultan etiket atau manner untuk mendapatkan masukkan bagaimana cara bertutur kata yang baik dan sopan. Jika tidak sembuh juga, gunakan bahasa lain yang tak banyak dikenali untuk mengumpat, Bahasa Jerman misalkan.

Si Pelit

Pasti banyak dari kalian yang setuju jika pelit adalah salah satu sifat yang super menyebalkan. Perbedaan pelit dengan perhitungan dan hemat sangat tipis. Jadi kalian harusnya bisa menilai batas-batas tertentu ketika seorang teman sudah masuk dalam keluarga pelit.

How to Stop: Belajarlah dari teman yang bisa mengatur keuangan dengan baik namun tidak mendapat cap pelit.

Itulah sifat-sifat dan attitude yang sejujurnya tidak hanya merugikan diri kita sendiri, tapi juga orang lain. Akan sangat luar biasa jika kalian memiliki salah satunya dan mendapati artikel ini bisa menjadi penyembuh. Jika tidak, maka kalian bisa merekomendasikan artikel ini untuk teman kalian yang masuk dalam daftar, selamat berubah!