Apa sih susahnya potong kuku, tinggal potong yang terlihat panjang maka selesai perkara. Tapi ternyata untuk urusan grooming tidak sesederhana itu. Ada beberapa kesalahan yang sering kita lakukan saat memotong kuku tanpa pernah kita sadari. Lalu apa saja sih persoalan gagal paham yang umum terjadi saat potong kuku?

Tidak Higienis

Sebagai pria mungkin jiwa cuek kita cukup besar hingga akhirnya membuat persoalan kebersihan ada dalam daftar teratas. Saat membeli gunting kuku yang banyak dijual tanpa cover penyimpanan tentu kita merasa sudah cukup. Gunting kuku yang terbuka bebas bisa mudah tertempel kotoran dan bakteri pada akhirnya membawa penyakit ke dalam tubuh melalui kuku. Cucilah gunting kuku setiap selesai memotong dan simpan di kotak penyimpanan.

Bertukar Gunting Kuku

Masih banyak dilakukan oleh kita yang tidak begitu tertarik dengan isu kebersihan adalah berani menggunakan gunting kuku milik orang lain. Jika kalian masih tinggal dengan keluarga tentu sering kali satu atau dua gunting kuku dipakai beramai-ramai. Mengerikan bro, ini adalah hal yang sangat buruk. Berhenti melakukan praktek ini, satu gunting untuk satu orang, titik.

Gunting Kuku Murahan

Banyak kerugian yang bisa didapat dengan gunting kuku murahan. Salah satu yang paling mengganggu adalah gunting kuku terbuat dari besi yang tidak solid. Mata potongnya akan menjadi tumpul dalam hitungan bulan. Setelah tumpul kalian akan bisa melihat kualitas potongan yang buruk pada kuku. Dengan gunting tumpul kalian tidak memotong bro, tapi menggencet.

Tertekan Isu Gender

Perawatan kuku di salon profesional masih beraroma isu gender di Indonesia. Banyak pria yang berpikir manicure hanya untuk dilakukan perempuan. Bro ini soal usaha menjadi pria yang bersih, menjadi good looking adalah hak semua orang. Selain itu dengan manicure kita bisa mendapatkan perawatan pada kuku yang tentunya tidak bisa kita lakukan sendiri.