Gaya Hidup

Mahalkah Liburan di Pulau Pribadi?

Bayangkan tenangnya pulau pribadi untuk berlibur. Tidak ada bisingnya dering telpon atau klakson kendaraan. Hanya terdengar debur ombak atau nyanyian burung di pepohonan. Kita dan pasangan pun bisa menikmati kebersamaan hanya berdua saja. Kita bisa memasak ikan segar tangkapan nelayan pagi ini. Tidak ada pemandangan keramaian orang sibuk yang lalu-lalang.

Liburan di pulau pribadi adalah satu dari lima tren pariwisata global yang akan booming di tahun 2017 menurut Forbes.   Bagaimanapun juga, liburan di pulau pribadi sudah lama jadi rahasia umum dan dipopulerkan selebriti. Steven Spielberg membeli pulau di Madeira Portugal. John Lennon tercatat pernah memiliki pulau di Irlandia. Sementara David Copperfield memiliki sekaligus menyewakan 11 pulau pribadinya di Bahama kepada Oprah Winfrey, Johny Depp dan Bill Gates, lalu bagaimana dengan kita yang tak sekaya mereka?

triptrus-nikoi

Pulau Nikoi di Bintan | Triptrus

Masyarakat juga menyukai liburan ke pulau pribadi. Hanya saja, tak semua mampu membeli pulau. Menyewa adalah solusinya. Apakah itu menyewa bersama segelintir tamu lain atau menyewa pulau untuk diri sendiri, yang jelas pulau yang dikunjungi itu tidak bisa dimasuki sembarang orang. Meskipun wacana kepemilikan pulau pribadi hingga saat ini masih ambigu secara hukum, namun pulau pribadi terkesan menjadi sepenuhnya ekslusif.

Menariknya kita ada di Indonesia, negara kepulauan yang memiliki potensi luar biasa besar soal pariwisata laut. Sayangnya berlibur di pulau pribadi masih kurang familiar di sini. Lihatlah kepulauan di barat Indonesia seperti di pulau Nikoi di Bintan. Lihat juga, kepulauan Karimun Jawa di bagian tengah Indonesia yang menghadirkan Pulau Krakal,  hingga eksotisme timur Indonesia melalui pulau Matan di kepulauan Papua Barat.

pulaumacan

Pulau Macan di Kepulauan Seribu | The Coral Triangle

Lalu bagaimana untuk bisa menyewa pulau pribadi. Sedikit saran, untuk menyewa sebuah pulau pribadi di sini terbilang mahal untuk kantong first jobber seperti kita. Maka pilihan terbaik adalah patungan dengan teman.   Dengan rate sewa pulau mulai Rp 30 jutaan per malam tentunya akan sangat menguras tabungan jika dilakukan sendirian bukan?

Alternatif lain yang tak kalah murah adalah berbagi pulau pribadi. Pulau pribadi dengan konsep resort ramah lingkungan seperti di pulau Macan bisa mengakomodasi bungalow-bungalow tepi pantai dengan jarak berjauhan untuk menjaga privasi. Dengan cara ini, biaya menginap bisa hanya sekitar Rp 6 jutaan per malam.

Ternyata tak semahal yang dibayangkan bukan? Intinya kita harus merasa bersyukur lahir di Indonesia. Negeri yang memiliki banyak potensi wisata dengan keramahan di atas rata-rata. Tidak percaya? Silakan tanya rekan ekspatriat kalian kenapa mereka memilih Indonesia.