Keuangan

4 Kesalahan Fatal Finansial Generasi Millennial

Generasi millennial mungkin semakin memenuhi lini kehidupan hari ini. Hampir di semua bidang mereka bisa ditemukan sebagai pemegang peran penting, tapi sayangnya kehidupan serba instan yang dinikmati generasi ini sejak kecil membuat awareness mereka terhadap pentingnya finansial agak tumpul.

Berdasarkan laporan Business Wire tercatat hampir 80% dari populasi millennial tidak tertarik dengan investasi produktif. 40% dari yang tidak tertarik investasi ini ternyata secara sederhana merasa tidak memiliki uang yang cukup untuk diinvestasikan. Kasarnya, uang mereka setiap bulan habis untuk bertahan hidup.

Mungkin kalian salah satunya! Sebelum benar-benar terlambat yuk kita berbenah dan mengenali 4 kesalahan fatal yang bisa membuat kalian ‘pailit’ di masa depan.

Tidak Memiliki Tabungan

Selemah-lemahnya investasi adalah kalian mempunyai simpanan, dan tabungan mungkin simpanan pasif yang bisa kalian mulai kapan saja. Tabungan adalah yang paling pertama dilupakan oleh kaum millennial karena semakin mendarah dagingnya gaya hidup konsumtif hari ini.

Menggunakan Nominal bukannya Persentase

Pengelompokkan pendapatan yang berdasarkan nominal juga menjadi kesalahan umum yang sering terjadi. Ketika kita menabung dengan dasar nominal maka kita akan menabung dengan jumlah tertentu tanpa mengikuti kenaikan pendapatan. Sedangkan ketika kita menggunakan dasar persentase maka jumlah yang kita tabung akan meningkat seiring kenaikkan pendapatan. Nominal tidak pernah berubah, tapi nilai selalu bergerak.

Tak Kenal Depresiasi

Jikalau ada yang bisa diinvestasi oleh generasi millennial, mereka cenderung menanam di sektor-sektor yang rentan terdampak depresiasi. Otomotif, elektronik, dan gadget. Barang-barang ini akan mengalami penyusutan nilai sesuai umur pakai. Berbeda dengan emas yang nilainya selalu meningkat selama apapun kita pakai.

Cost Rekreasi Mendominasi

Stimulan konsumsi yang datang dari berbagai sudut membuat kaum millennial cenderung tidak sadar mengakomodasi budget rekreasinya terlalu besar. Dari sini mereka punya alasan yang kuat untuk mengatakan pendapatan tak pernah cukup untuk ditabung.

Itu dia 4 alasan yang sejujurnya sih bro, basic banget namun jarang kita sadari kalau kita melakukannya. Sekarang kalian sudah tahu kan, kalau ada yang masih kalian lakukan sebaiknya mulai berubah sekarang, yuk menabung!