News

5 Lagu Long Lasting Yon Koeswoyo Bersama Koes Plus

Legenda musik Indonesia Yon Koeswoyo yang merupakan vokalis sekaligus gitaris Koes Plus meninggal dunia pada Jumat, 5 Januari 2018. Kepergiannya membuat belantika musik tanah air berduka. Yon Koeswoyo meninggal setelah dua tahun berjuang melawan sakit di tubuhnya. Yon yang bernama lengkap Koesyono Koeswoyo lahir di Tuban, Jawa Timur, pada 27 September 1940.

Aktif berkarier di dunia musik sejak tahun 1960, membuat Yon dikenal luas berkat suaranya yang khas. Yon bersama Koes Plus sering disebut sebagai The Beatles nya Indonesia. Beberapa lagunya pun disukai oleh generasi lintas zaman. Beberapa di antaranya ialah;

Pelangi

Lagu yang dibuat pada tahun 1967 ini masih populer hingga sekarang. Lirik yang ceria dengan musik yang cukup menghentak membuat lagu ini disukai kalangan muda sampai saat ini. Lagu ini pun semakin diingat setelah grup band Netral menyanyikan ulang pada era 2000-an.

Manis dan Sayang

Lagu yang ada di album Dheg Dheg Plas milik Koes Plus ini dirilis pada tahun 1969. Andi /rif kemudian menyanyikan ulang bersama Erwin Gutawa pada 2004 dengan versi rock. Lagu ini diterima oleh pencinta musik Indonesia.

Jemu

Lagu yang melejit di era 70-an ini merupakan lagu yang masuk dalam 100 Lagu Terbaik Indonesia Sepanjang Masa versi Majalah Rolling Stone Indonesia. Lirik yang mencerminkan realitas para pekerja dengan musik yang Rock n Roll membuat lagu ini banyak dinyanyikan musisi generasi setelahnya. Sebut saja Armand Maulana, Ello, rif/ dan yang lainnya sering menyanyikan lagu ini.

Andaikan Kau Datang

Lagu ini dinyanyikan kembali oleh Diva Indonesia Ruth Sahanaya pada tahun 2004 bersama Erwin Gutawa dalam sebuah album Tribute to Koes Plus. Hasilnya lagu ini pun laris diputar di radio-radio dan masuk daftar lagu paling banyak dicari. Hingga kini lagu ini sering dinyanyikan di berbagai kesempatan.

Kisah Sedih Di Hari Minggu

Lagu yang diciptakan Koes Plus pada tahun 1970 ini kembali populer setelah 35 tahun kemudian dinyanyikan kembali oleh Marshanda dalam sebuah sinetron. Lirik yang apa adanya dan begitu sederhana menceritakan membuat lagu ini disukai.

Yon Koeswoyo bersama Koes Plus bukan hanya sekedar membentu band lagu bernyanyi, tapi lebih dari itu semua. Sampai saat ini Koes Plus adalah band Indonesia paling produktif dalam menelurkan album, bahkan mengalahkan The Beatles. Pada masa-masa emasnya dalam catatan di tahun 1974 Koes Plus merilis sekitar 24 album yang berarti setiap sebulan sekali Koes Plus merilis 2 album. Selamat jalan Yon Koeswoyo, karyamu akan selalu dikenang.