Karier

6 Poin Yang Mematikan Usaha Startup (Bagian 1)

Startup menjadi sangat akrab di telinga kita beberapa tahun belakangan. Bisnis yang biasanya dimulai dengan skala kecil menengah ini banyak disukai investor karena perkembangannya yang cenderung cepat. It means, waktu menunggu panen keuntungan tidak selama bisnis konvensional.

Bisnis startup ini bisa dimulai oleh siapa saja asalkan memiliki perencanaan yang jelas dan bisa membuat investor-investor mendadak dermawan. Tapi kali ini kita tidak akan membahas hal-hal manisnya, melainkan kendala-kendala yang mungkin akan membuat sebuah bisnis startup gulung tikar. Apa saja permasalahan yang harus kita hindari di dalam dunia startup? Berikut ini daftarnya.

 

Single Founder

Ya, pendiri tunggal akan membuat sebuah bisnis startup tidak jauh berbeda dengan bisnis konvensional. Ketika kita mendirikan bisnis startup sendirian tanpa co founder maka kemampuan inovasi dan evaluasi bisnis kita akan dipertanyakan. Ingat, lebih banyak kepala akan memberikan lebih banyak ide, otomatis akan ada lebih banyak pilihan inovasi.

 

Salah Lokasi

Bisnis fast growth jelas akan membuat lokasi kantor adalah hal yang penting. Rapat-rapat dengan klien akan sulit terlaksana jika kantor kita berdomisili di daerah pinggiran kota. Pilihlah lokasi-lokasi seperti di pusat sentra bisnis dan tak lupa yang dekat dengan lokasi nongkrong yang nyaman karena kecenderungan pekerja kreatif di dunia startup juga butuh akses rekreasi mendadak.

 

Ide Contekan

Kompetisi memang penting tapi ketika Anda membangun startup berdasarkan pada model-model bisnis yang sudah ada dan kokoh di pasar, maka saat itu juga bisnis Anda sudah bisa ditebak hanya akan sampai mana. Perintis akan selalu satu langkah di depan Anda dalam dunia startup.

 

Bad Programmer

Bisnis startup mengharuskan kita bersenjatakan divisi IT yang mumpuni. Lebih dari 80% mekanisme bisnis Anda akan berjalan di dunia online. Saat kita tak memiliki pasukan yang cukup untuk urusan teknologi, kematian bisnis hanya tinggal menghitung bulan.

 

Tak Punya Pasar Spesifik

Pasar yang spesifik memungkinkan kita agak menghindari kompetitor kakap. Hal ini penting karena bisnis yang baru saja dimulai membutuhkan lantai yang tenang untuk bisa berdiri tegak. Melebarkan sayap bisa dilakukan kapan saja selama bisnis kita sudah stabil, tenang saja.

 

Minim Budget

Bisnis konvensional mungkin bisa dimulai dengan alokasi anggaran yang sederhana, tapi ini startup bro. Anggaran minim akan mengakibatkan minimnya fasilitas, minimnya fasilitas akan mengakibatkan kreativitas terkubur dan kreativitas. Tanpa kreativitas sebaiknya sedari awal kita tak perlu masuk ke dunia startup.