Gaya Hidup

Agar Traveling Lo Ramah Lingkungan

Traveling itu menambah pengalaman hidup kita, maka siapapun jelas akan selalu senang jika harus berurusan dengan traveling. Lupakan ide umum itu. Di artikel ini Lanang Indonesia akan membahas traveling dan lestarinya lingkungan. Jangan hanya senang-senang, tapi kita juga harus bisa menjaga lingkungan ya.

Agar traveling Anda bukan hanya foya-foya semata, berikut ini trik agar Anda juga ikut membantu bumi tetap hijau.

Transportasi Umum

Biasakan untuk selalu menggunakan transportasi umum selama traveling. Hal ini tentunya akan menghemat uang dan bahan bakar, selain itu yang terpenting adalah peran Anda dalam memerangi polusi.

Mungkin terlihat tak banyak berpengaruh, tapi bayangkan jika semua orang melakukannya saat traveling.

Gunakan Fasilitas

Saat travelling kita akan menyewa kamar hotel untuk menginap, saat di hotel inilah para traveler sering lupa untuk berhemat.

Hal yang paling sering adalah membiarkan AC menyala seharian saat kamar ditinggal. Meski sudah membayar bukan berarti kita harus acuh tak acuh. Jangan hanya jagoan kandang yang berhemat kalau di rumah saja.

Satwa Liar

Hutan atau taman nasional yang memiliki satwa dilindungi merupakan salah satu tempat yang sering dikunjungi traveler. Maka dari itu, usahakan untuk tak mengganggu kehidupan alami satwa-satwa ini. Campur tangan manusia pada proses alam hanya akan merusak keseimbangan.

Di beberapa tempat wisata juga biasanya dijual hewan-hewan yang terancam punah. Jangan pernah membelinya, karena hanya akan membuat hewan tersebut dianggap laku dan makin diburu.

Bawa Kantung

Dari tumpukkan barang yang Anda bawa saat travel sebaiknya selipkan beberapa kantung belanja di dalamnya. Hal ini untuk menghemat penggunaan kantung plastik saat berbelanja. Agar praktis, maka bawalah kantung belanja yang ringan dan dapat dilipat.

Buang Sampah

Tanpa sadar sering kali kita membawa kebiasaan-kebiasaan buruk dari Indonesia saat traveling, salah satunya adalah membuang sampah sembarangan. Yang perlu kita lakukan hanyalah menghilangkan kebiasaan itu sementara, syukur-syukur jika bisa hilang secara permanen.