Gaya Hidup

Aturan Travel Yang Aneh Untuk Wisatawan

Lain ladang, lain ilalang. Lain tempat, lain pula aturan mainnya. Kata-kata itu wajib hukumnya untuk diingat Sobat Lanang. Karena terkadang euforia perjalanan menuju tempat-tempat indah membuat kita mengabaikan aturan main yang ada.

Ada baiknya sebelum menuju ke suatu tempat atau negara, kita mengetahui dan memahami peraturan yang ada. Karena ada beberapa negara dengan peraturan aneh yang tak boleh dilanggar dengan hukuman berat yang menanti jika dilakukan.

Bercanda
Iseng atau menjahili teman adalah hal biasa. Namun kebiasaan itu harus dijaga ketika berada di Singapura. Misalnya saat kita bercanda dengan mengayunkan gunting atau mengacungkan pisau saat memasak maka hal itu bisa berujung hukuman penjara meski maksudnya adalah bercanda. Karena tindakan tersebut dianggap melanggar hukum dan dapat membahayakan orang lain. Hati-hati, bercanda bisa berujung penjara.

Pegang Kepala
Jika Anda adalah orang yang terobsesi para pemain bola dengan memegang kepala teman saat mencetak gol. Sebaiknya tidak lakukan itu di Thailand, meski di sebagian negara hal ini dianggap penghormatan. Di Thailand, kepala adalah bagian tubuh yang sangat penting dan dianggap paling suci.

Oleh sebab itu mereka sangat menyakralkan kepalanya, jika Anda tetap melakukannya maka tamparan akan melayang ke wajah bahkan mungkin perlakuan yang lebih tak mengenakkan lagi. Dan perlu dicatat, hal ini berlaku untuk semua usia dan kalangan, baik anak-anak ataupun orang tua.

Bersumpah
Sumpah dianggap salah satu cara ampuh untuk merebut kepercayaan orang lain. Bahkan di Indonesia sendiri banyak jenis sumpah, mulai dari sumpah mati sampai sumpah pocong. Seram ya.

Tapi ternyata Australia adalah negara yang melarang sumpah serapah untuk diucapkan. Menurut mereka sumpah bukanlah solusi jitu untuk menyelesaikan masalah apalagi sengketa. Jika ketahuan mengucapkan sumpah maka denda akan menghampiri. Besarnya pun tak main-main yaitu 500 Dolar Australia. Beruntung dulu Patih Gajah Mada tak mengucapkan Sumpah Palapanya di sini.

Hormati Pemimpin Negara
Di Korea Utara, para wisatawan harus betul-betul menghormati pemimpin negara tersebut. Negara komunis ini mengharuskan wisatawan untuk memanggil sang pendiri negara Kim Il-Sung dengan The Great Leader, penggantinya Kim Jong-Il dengan The Dear Leader dan pemimpin saat ini Kim Jong-Un dengan sebutan The Marshal.

Para wisatawan harus menaruh bunga di patung para pemimpin Korea Utara dan membungkuk jika diperlukan. Selain itu, jika ingin memfoto patung tersebut maka harus mengambil gambarnya secara keseluruhan, tak boleh hanya sebagian. Jika tetap bandel melakukannya maka akan dijewer, eh salah, maksudnya dihukum kerja paksa dan bisa lebih berat.

Dilarang Meninggal
Jodoh, rezeki dan umur sudah ada yang atur. Dan kita tak bisa mengubah garis takdir itu. Tapi, ada aturan yang melarang wisatawan untuk meninggal di tempat yang dikunjunginya.

Di Pulau Itsukushima, Jepang, tak ada yang boleh meninggal di sana karena pulau itu dianggap sangat suci. Sama halnya dengan di Longyearbyen, Norwegia. Orang dilarang meninggal di sana karena tanahnya terlalu dingin sehingga mayat seseorang tidak akan bisa terurai di sana. Lalu bagaimana jika ajal menjemput?

Itulah hal-hal yang dapat menimbulkan masalah atau sengketa selama traveling jika Anda melakukannya. Banyak aturan-aturan unik dan nyeleneh di seluruh penjuru dunia, maka pelajarilah terlebih dahulu tempat tujuan sebelum mengunjunginya. Adakah aturan-aturan unik lain yang Anda ketahui?