Seni

BEKRAF dan Yayasan Design Art Indonesia di VAB 2019

Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) Republik Indonesia akan kembali menghadirkan Paviliun Indonesia dengan memamerkan karya-karya para seniman Indonesia pada perhelatan Venice Art Biennale (VAB) 2019, di Venezia, Italia.

Paviliun Indonesia di VAB diharapkan dapat menjadi kanal bagi para seniman dan kurator Indonesia untuk menampilkan karya-karya terbaik seni rupa Indonesia dalam perhelatan yang prestisius dalam kancah internasional.

bekraf-venice-art-2

Venice Art Biennale (La Biennale Arte di Venezia, disingkat VAB) merupakan pameran seni rupa internasional berkala yang tertua di dunia. Diselenggarakan pertama kali di kota Venezia pada 1895, VAB telah menjadi kegiatan yang menampung berbagai eksperimentasi artistik mutakhir para seniman modern dan kontemporer.

Dalam mengampu seleksi proposal, BEKRAF bekerja sama dengan Yayasan Design Art Indonesia (YDAI), yang kemudian menunjuk sejumlah kurator, seniman dan akademisi sebagai Dewan Juri.

bekraf-venice-art-3

Hingga tenggat 15 September 2019 panitia menerima 8 proposal.

Melalui proses diskusi, elaborasi dan penilaian, Dewan Juri menetapkan bahwa pemenang dalam seleksi Tim Artistik Paviliun Indonesia di Venice Art Biennale 2019 adalah proposal proyek pameran Akal tak Sekali Datang, Runding tak Sekali Tiba yang diajukan oleh Asmudjo Jono Irianto (kurator); Yacobus Ari Respati (ko-kurator), Handiwirman Saputra dan Syagini Ratna Wulan (seniman).

Proyek pameran ini menghadirkan paduan tiga bagian karya yang mengajukan komentar, kajian dan kritik atas beragam masalah yang mengiringi wacana dan praktik seni rupa kontemporer global hari ini.

bekraf-venice-art-4

Presentasi ini juga akan melibatkan partisipasi pengunjung dalam beberapa pola interaksi sehingga mereka dapat secara aktif terlibat dalam pertukaran pesan dan wacana, sekaligus menjadi bagian dari koreografi performatif dengan karya-karya yang ada dalam ruangan.

Dewan Juri menganggap bahwa kekuatan proposal ini terletak pada gagasan untuk melakukan refleksi kritis atas seni rupa kontemporer global, terutama pada dunia pemikiran atau wacana, permainan.

kepentingan (politik, sosial, ekonomi) para pelakunya, dan persepsi publik umum terhadapnya. Dalam rancangan pamerannya, tim artistik akan mengolah sebuah ruangan berukuran 340 m2 di kawasan Arsenale, di kompleks VAB, Venezia, dengan tampilan sejumlah instalasi, di mana interaksi audiens adalah elemen performatif yang inheren dalam proyek pameran ini secara menyeluruh.