Gaya Hidup

Born To Explore, Bukti Samsung Untuk Generasi Milenial

Kegiatan traveling yang kini menjadi kebutuhan generasi milenial telah mendorong Samsung untuk meoptimalkan itu semua. Bekerja sama dengan OMG Consulting, Samsung meluncurkan buku berjudul Born to Explore.

Buku ini merupakan kisah berbagai karakter dan kebiasaan menarik dari generasi milenial serta peran Samsung Galaxy A dalam membantu ketertarikan mereka dalam traveling. Dalam buku ini Yoris Sebastian dan Dilla Amran menceritakan perjalanan backpacker ke Eropa, bersama dengan Cindy Pricilla Muharara, Okky Mahardika dan Khafizah Herfana yang mewakili karakter generasi milenial.

Ketiga generasi milenial tersebut berhasil mengikuti traveling di Eropa, setelah memenangkan kompetisi yang diadakan oleh pihak Samsung dengan OMG Consulting. Head od IT & Mobile Samsung Indonesia Denny Galant mengatakan jika ini merupakan komitmen Samsung untuk bisa memberikan inovasi yang sesuai dengan karakter penggunanya. Dalam hal ini Samsung Galaxy A dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan milenial yang memiliki karakter kuat dan unik.

born1

Pihak Samsung bersama OMG Consulting dan para anak muda pemenang traveling berfoto bersama | Andika Aditia

Lahirnya buku Born to Explore menjadi salah satu cara untuk menginspirasi generasi milenial untuk selalu mengeksplor hal baru dengan lebih kreatif. Salah satunya adalah dengan memaksimalkan fungsi ponsel pintar dalam keseharian mereka.

Founder OMG Consulting Yoris Sebastian, “Buku ini diharapkan bisa menginspirasi generasi milenial untuk selalu membuka mata dengan kehidupan sekeliling mereka. Salah satunya dengan memaksimalkan fungsi ponsel pintar sebagai perangkat agar bisa mendorong untuk terus bereksplorasi,”

Jika dilihat, hal itu memang sangat mungkin, karena di dalam buku Born to Explore sendiri, berbagai dokumentasi foto serta tulisan yang ada di dalam buku dibuat dengan menggunakan ponsel pintar Samsung Galaxy A. Hal ini pun semakin menunjukkan jika ponsel tak hanya sekedar alat komunikasi, tapi juga bisa menjadi perangkat untuk mengumpulkan dan merangkai sebuah perjalanan dengan berbagai bentuknya.

Berdasarkan laporan BPS pada tahun 2016, generasi milenial telah menguasai 32 persen populasi Indonesia dan diprediksi akan menjadi target utama industri pariwisata dalam beberapa tahun ke depan. Ini semua didasari dari fakta sebanyak 32 % generasi milenial lebih banyak melakukan perjalanan dibandingkan generasi X ataupun generasi Baby Boomer.

Sekitar 86% dari generasi milenial menyatakan bahwa mengetahui kebiasaan masyarakat lokal saat traveling adalah pengalaman unik yang perlu dicoba. Lalu sebanyak 44% generasi milenial mengatakan jika mencoba makanan lokal saat traveling adalah kegiatan yang lebih menarik daripada berbelanja atau berpesta.

Kebiasaan tersebut pun akan menuntut teknologi ponsel pintar untuk mendukung kegiatan traveling. Hal ini karena generasi milenial yang sangat lekat dengan penggunaan teknologi, terutama ponsel dalam sehari-hari.