News

Cerdas Memilah Sampah Bersama PRAISE

Persoalan sampah tentunya masih menjadi masalah serius di banyak kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, Medan dll. Semakin hari kesulitan untuk mengelola sampah tentunya semakin berat, namun PRAISE (Packaging and Recycling Association for Indonesia Sustainable Environment) berinisiatif untuk menekan persoalan sampah ini.

Bekerja sama dengan Waste4Change, PRAISE berencana untuk menempatkan 100 unit dropping box di berbagai wilayah Jakarta yang bertujuan mengedukasi publik untuk lebih cerdas dalam memilah sampah.

praise-2

“Menyikapi masalah sampah perlu disadari bersama bahwa kunci dari bernilainya sampah atau tidak terletak pada ketepatan pemilahannya. Oleh karena itu untuk memastikan ketepatan memilah sampah ini harus ada usaha serius mengedukasi masyarakat,” kata Sinta Kaniawati, perwakilan dari PRAISE.

Untuk diketahui, berdasarkan data BPS tahun 2014 tingkat perilaku memilah sampah di rumah tangga masih hanya di angka 18,8%. Sedangkan saat ini satu orang Indonesia menghasilkan sampah 0,7 kg/hari dan dengan catatan timbunan sampah di seluruh Indonesia pada tahun 2017 mencapai 65,8 juta ton/hari.

Dari angka-angka itu diungkapkan bahwa sebanyak 24% atau setara 15 juta ton dari sampah di Indonesia masih belum terkelola. Lalu sisa 69%-nya berakhir di TPA (Tempat Pembuangan Akhir) dan baru 7% saja yang bisa didaur ulang.

praise-1

PRAISE yang merupakan asosiasi independen yang didukung Coca-Cola, Indofood, Nestle, Tetra Pak, Danone dan Unilever akan terus menerus secara aktif menghadapi persoalan sampah ini.

Dropping box yang akan disebarkan ini akan sudah memiliki ragam bentuk informasi tentang sampah yang bisa dipilah. Dibuat semenarik mungkin untuk menarik perhatian siapa saja yang ingin membuang sampah membacanya.

Perkara yang terpenting adalah seringnya kita masih terburu-buru dalam membuang sampah sehingga main asal lempar saja. Karena hanya karena persoalan ini akhirnya banyak sampah yang tercampur dan akhirnya sulit untuk didaur ulang.

Yuk mulai sempatkan waktu untuk memilah sampah, hanya sepersekian detik kok bro sebelum akhirnya kita melempar sampah tersebut.