News

Chris Cornell, Vokalis Tiga Suara yang Pergi Dalam Sunyi

Dunia musik kembali berduka, secara tiba-tiba musisi rock Chris Cornell meninggal dunia, di Detroit, AS, pada Rabu (17/5/17) waktu setempat. Vokalis yang dikenal memiliki 3 suara ini ditemukan meninggal di hotelnya usai konser bersama band lamanya Soundgarden.

Banyak pertanyaan yang timbul usai kepergian rocker berusia 52 tahun ini. Tak ada yang menduga Chris pergi begitu cepat disaat tak ada yang memperkirakannya. Sangat disayangkan ternyata Chris harus mengakhiri hidupnya di tali gantungan.

Chris yang lahir di Seattle, Washington, pada 20 Juli 1964 memiliki nama asli Christopher John Boyle. Ia adalah seorang musisi yang juga vokalis dari Soundgarden (1984-1997) dan Audioslave (2001-2007). Setelah cukup bosan berkarier dalam sebuah band, Chris memutuskan untuk bersolo karier. Total sebanyak dua album solo telah ia keluarkan, yakni Euphoria Morning (1999) dan Carry On (2007).

audioslave

Foto Chris Cornell (kanan) saat masih bersama Audioslave | Dok. Audioslave

Chris dikenal berkat kemampuannya menguasai 3 tipe suara vokal. Ketika berkarier bersama Soungarden ia bernyanyi dengan suara melengking, setelah berkarier bersama Audioslave ia dikenal berkat suara serak kasarnya. Lalu saat bersolo karier pun ia menyuarakan suara gahar pada beberapa lagunya.

Chris memang berbeda dari yang lainnya, ia memiliki power suara yang tak bisa diremehkan. Suaranya tetap bisa terdengar tebal dan bulat meski sedang bernyanyi di nada tinggi. Kemampuan suara serak dan gaharnya pun tak memudar meski memasuki usia tua. Hal itu dibuktikan lewat lagu berjudul Shadow On The Sun, suaranya begitu terdengar gahar dan sangat gurih di hentakkan speaker.

Dedikasi Chris di dunia musik pernah mengantarkannya menjuarai Grammy Awards lewat single Black Hole Sun and Spoonman saat masih bersama Soungarden.

soundgarden

Chris Cornell (tengah) bersama para teman lamanya di Soundgarden | Dok. Soundgarden

Chris yang merupakan salah satu pentolan sekaligus legenda musik Grunge kini harus berpulang menyusul sohib lamanya Curt Kobain. Keduanya memang dikenal dekat semasa hidup, meski bersaing popularitas pada dekade 90an.

Kedekatan keduanya pun sempat diabadikan dalam film dokumenter Kurt Cobain ‘Montage Of Hack’ dimana Kurt menyanyikan lagu Outshined milik Soungarden dengan gaya konyol. Selamat jalan Chris, jangan pernah berhenti bernyanyi meski dalam sunyi!