Traveling

Ciletuh-Palabuhanratu Jadi Geopark Dunia

Keindahan alam Indonesia semakin diakui oleh dunia. Hal ini setelah Geopark Ciletuh-Palabuhanratu, Sukabumi resmi ditetapkan menjadi bagian dari geopark dunia atau UNESCO Global Geopark. Ini merupakan prestasi baru bagi dunia pariwisata Jawa Barat.

Kabar menggembirakan ini disampaikan langsung oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) di acara Geopark Ciletuh-Palabuhanratu Fun Day Towards Unesco Global Geopark di Pantai Palangpang, Kawasan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu, Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Minggu (15/4/2018).

ciletuh4

Curug Sodong, Ciletuh-Palabuhanratu, Sukabumi | Andika Aditia

"Dua hari lalu kita dapat kabar dari Sidang Unesco di Paris, Perancis. Unesco sudah bersepakat menetapkan beberapa geopark di dunia. Dua di antaranya dari Indonesia yakni Geopark Ciletuh-Palabuhanratu dan Rinjani di NTB," tutur Aher.

Aher mengatakan, sertifikat Geopark Ciletuh-Palabuhanratu dalam jaringan UGG itu akan diserahkan pada September 2018 nanti. Ditetapkannya Ciletuh-Palabuhanratu sebagai geopark dunia terbilang cepat sejak ditetapkan sebagai geopark nasional oleh pemerintah pada tahun 2015.

Selain Ciletuh-Palabuhanratu, kawasan Gunung Rinjani juga ditetapkan sebagai Geopark Dunia bersamaan dengan Ciletuh-Palabuhanratu dalam dalam sidang UNESCO Executive Board, di Paris, Prancis, Kamis 12 April 2018.

ciletuh2

Pemandangan Curug Cimarinjung dari kejauhan | Andika Aditia

Keseriusan pemerintah dalam menjadikan Ciletuh-Palabuhanratu sebagai geopark dunia harus diapresiasi. Tak hanya menyiapkan secara administratif, pemerintah juga membangun infrastruktur penunjang, salah satunya dengan membuka jalur baru menuju Ciletuh-Palabuhanratu yang menyajikan pemandangan luar biasa selama perjalanan, jalan berliku melalui bukit-bukit eksotis akan ditemani pemandangan laut Selatan. Tim Lanang Indonesia sendiri sudah menjajal asyiknya jalan ini dalam acara Geopark Ciletuh-Palabuhanratu Fun Day Towards Unesco Global Geopark, 14-15 April 2018. Selain itu, adanya akses baru ini bisa memangkas waktu tempuh mencapai dua jam.

Geopark Ciletuh-Palabuhanratu sendiri adalah sebuah konsep manajemen pengelolaan kawasan yang menyerasikan keragaman geologi, hayati, dan budaya, melalui prinsip konservasi, edukasi, dan pembangunan yang berkelanjutan di 8 kecamatan di kawasan wilayah Sukabumi, Jawa Barat. Memiliki luas sekitar 128 ribu hektare, kawasan wisata ini tak hanya memiliki pantai, tapi juga sangat lengkap untuk yang senang eksplorasi. Mulai dari air terjun, kampung wisata, bukit pandang, sampai jalur offroad.

ciletuh3

Curug Cikanteh dengan debit air yang deras | Andika Aditia

Beberapa air terjun yang Lanang Indonesia datangi adalah Curug Cimarinjung, Curug Sodong dan Curug Cikanteh. Semuanya memiliki karakteristik yang khas yakni debit air yang deras dan lebar, sangat cocok untuk menikmati suara alam. Untuk Curug Cimarinjung sendiri bisa terlihat langsung dari pantai, sedangkan untuk Curug Sodong dan Cikanteh butuh waktu 10 menit perjalanan dari pantai. Kebetulan Curug Sodong tepat berada di bawah Curug Cikanteh, jika sobat lanang ingin bermain air disarankan untuk menuju Curug Cikanteh karena pengelola melarang pengunjung bermain air di Curug Sodong karena debit air yang terlalu deras.