Gaya Lanang

Coba Pasang Kumis Di Muka Lo, Ganteng Gak?

Kumis, bulu yang tumbuh di bawah hidung di atas bibir ini punya cerita sendiri. Tak seperti rambut, pamor kumis bisa dikatakan naik turun. Ada kalanya kumis diterima baik dan dianggap terhormat, namun ada kalanya juga kumis dilecehkan. Parahnya tak jarang kumis mendapat julukan penghinaan semacam saringan teh atau alisnya mulut.

Sponsored Links

Di Indonesia kumis sempat punya masa jaya di era 70-80an, karena aktor-aktor film waktu itu tampil dengan kumis yang mentereng. Mulai dari Roy Marten dengan kumis tipisnya sampai aktor dengan kumis tebal seperti Slamet Rahardjo, Sophan Sophiaan dan Benyamin S yang membuat pamor kumis menanjak.

Namun kepopuleran kumis meredup saat masuk era 90an, hanya guru-guru killer yang tetap mempertahankan kumisnya waktu itu. Sosok Rano Karno dengan kumis tebalnya di sinetron Si Doel Anak Sekolahan juga tak mampu mendongkrak kembali popularitas kumis seperti era sebelumnya.

Beberapa tahun kumis tak menjadi tren pada pria, yang banyak terlihat hanya para pria berwajah licin dan mulus tanpa bulu. Untungnya kumis kembali mendapatkan trennya pada akhir 2013 lalu, gaya berkumis era 70an dianggap keren. Aktor Hollywood tampil dengan kumis yang beken seperti Jhonny Depp dan pemusik Adam Levine, kumis pun kembali mendapat tempat.

Di Indonesia kepopuleran ini didorong dari keberanian sejumlah aktor untuk mencoba gaya berkumis. Tora Sudiro salah satu yang paling berani, ia bahkan pernah muncul dengan kumis bergaya handlebar yang meruncing di ujungnya. Tak cuma itu, aktor yang sebelumnya tampil klimis mulai berani memelihara kumis, seperti Darius Sinathrya, Abimana Aryasatya hingga Chicco Jerikho.