Film

DreadOut, Warna Baru Film Horor Indonesia

Di hari kedua tahun 2019 ini Lanang Indonesia mendapatkan kesempatan untuk menyaksikan langsung sebuah film horor paling beda di tanah air, beda karena film yang satu ini merupakan film yang diadaptasi dari game. Ya bro, kami hadir di premier DreadOut.

Premier yang berlokasi di  CGV Grand Indonesia, Jakarta, Rabu (2/1/2019) menarik banyak awak media hingga kami-pun harus mengantre cukup panjang untuk bisa masuk. DreadOut sendiri merupakan karya dari rumah produksi goodhouse.id dengan sutradara Kimo Stamboel yang di dukung oleh CJ Entertainment, Sky Media, Nimpuna Sinema serta Lyto Game yang merupakan perusahaan game developer terbesar di Indonesia.

Sponsored Links

3

Kimo sendiri mengharapkan film ini bisa mengobati rasa penasaran dari para pecinta game DreadOut itu sendiri, juga khususnya menjadi salah satu film Indonesia yang layak ditonton untuk tahun 2019 ini.

Mantapnya lagi bro, target DreadOut tidak hanya akan rilis di sini, tapi juga rilis ke luar negeri di mana  Edwin Nazir selaku Produser mengatakan bahwa kerjasama dengan Sky Media dan CJ Entertainment akan memungkinkan DreadOut bisa disaksikan oleh dunia internasional.

2

“Semoga film ini tidak hanya sukses di pasar lokal, tapi juga bisa diterima oleh pasar internasional dan menjadi film karya anak bangsa yang dapat dibanggakan di mata dunia,” kata Edwin.

Adaptasi film dari game sendiri merupakan yang pertama kali terjadi di Indonesia, dan sangat berpotensi menjadi warna baru film di dalam negeri di mana gaya adaptasi film masih kebanyakan didominasi dari buku dan cerita novel.

Film yang dibintangi oleh Caitlin Halderman dan Jefri Nichol ini memakan waktu 33 hari dalam pengambilan gambarnya di beberapa lokasi seperti Jakarta, Ciawi dan Cibodas Jawa Barat. Efek grafis komputer yang sudah sangat mumpuni agak membuat kami kaget, lantaran selama ini belum banyak film Indonesia yang bisa kinclong kalau sudah urusan CGI.

1

Teknik pengambilan gambar yang bervariasi juga membuat DreadOut terasa kaya dalam aspek sinematografi. Kesulitannya mungkin akan banyak dirasakan oleh kalian yang belum pernah bermain gamenya, karena penceritaan karakter hantunya tidak secara tersirat dijelaskan.

Jempol kami benar-benar teracung untuk Rima Melati Adams yang sukses memerankan Si Kebaya Merah. Movement-movement melayang dengan sling yang dilakukan hantu ini benar-benar memberikan rasa seram tersendiri.

FYI, kami di redaksi yang tahan banting terhadap horor pun bisa beberapa kali dibikin kaget oleh film yang satu ini. Jadi untuk kalian kami sangat merekomendasikan wajib banget nonton DreadOut ini deh!