Musik

Format Legenda MP3 Pensiun?

Sobat lanang tahu MP3? Ya, format lagu legendaris yang telah ada dua dekade ini memang telah banyak dikenal dan membuat kartu-kartu memori kita menjadi hemat. Dengan ukuran file yang minim dan kualitas baik membuat MP3 menjadi format paling laris digunakan untuk lagu atau suara lainnya.

Tapi kini sepertinya waktu sudah tak memihak lagi pada format MP3 yang populer. Institut Fraunhofer yang merupakan lembaga resmi yang memegang hak patennya mengumumkan untuk mempensiunkan MP3 dari telinga-telinga para pendengarnya melalui situs resmi mereka beberapa minggu lalu.

Format pengodean yang dikembangkan oleh insinyur Jerman Karlheinz Brandenburg ini telah diberhentikan perizinan lisensinya yang terkait hak paten format MP3. Institut Fraunhofer mengatakan jika penggunaan format ini tetap masih bisa digunakan oleh banyak kalangan, terutama para pencinta musik namun perizinan lisensinya tak akan dikeluarkan lagi.

Institut Fraunhofer pun beralasan jika saat ini sudah cukup banyak format pesaing MP3 yang jauh lebih baik dan efisien. Selain itu format pengemasan lagu untuk diedarkan kepasaran pun telah banyak variasinya yang tak lagi bergantung pada MP3.

Tak bisa dipungkiri memang jika format MP3 telah membuat kita bisa menghemat penggunaan kapasitas memori penyimpanan termasuk para produsen industri musik. Dulu saat penggunaan format WAV, 1 keping CD hanya mampu menyimpan file sebanyak 10-15 lagu namun setelah adanya format MP3, 1 keping CD mampu menyimpan ratusan lagu. Hal inilah yang membuat para pelaku dan konsumen musik terhipnotis untuk menggunakannya.

Meskipun disatu sisi MP3 secara tak langsung membuat lagu-lagu bajakan atau illegal tumbuh subur, namun di sisi lain MP3 telah sangat banyak membantu kita semua. Apakah sobat lanang salah satu orang yang setia menggunakannya?