Karier

Fresh Graduate Lebih Cocok Kerja di Startup?

Bekerja adalah proses mutlak dalam meniti karier bagi setiap orang, entah itu bekerja di perusahaan besar dan rintisan atau startup. Sebagai fresh graduate tentu kantor pertama akan menentukan karier ke depan akan seperti apa. Yang banyak menjadi pertanyaan para fresh graduate adalah memilih korporat besar atau justru startup untuk meniti karier?

Pertanyaan macam banyak menghinggapi para fresh graduate, namun pada faktanya, berdasarkan survei yang dirilis oleh Bentley University pada 2014, hanya 13 persen millenial yang percaya jika karier mereka akan sukses jika terlibat di dalam sistem korporasi untuk menjadi pemimpin perusahaan. Sedangkan, 67 persen lainnya percaya, kesuksesan karier bisa didapatkan dengan cara memulai bisnis sendiri. Hal ini pun mendukung alasan kenapa fresh graduate lebih cocok bekerja di startup, lalu apa saja faktornya?

Bukan Sekedar Awal

Seringkali para fresh graduate tak mempermasalahkan di mana ia bekerja untuk pertama kali, hitung-hitung untuk mencari pengalaman. Ketika sudah cukup barulah pindah ke sebuah kantor yang lebih mapan. Namun jika bekerja di startup, seorang fresh graduate tak hanya sebagai pekerja, melainkan akan memiliki banyak keuntungan seperti kesempatan untuk belajar akan banyak hal dan terlibat dalam setiap project perusahaan. Ini dikarenakan sistem startup yang lebih terbuka dan tak baku.

Berkembang

Pengusaha Sukses Jack Ma pernah mengatakan jika untuk para fresh graduate sebaiknya bekerja di perusahaan startup. Ini dikarenakan fresh graduate akan memegang peran besar dalam sebuah mesin perusahaan, sehingga akan memberi banyak tantangan kepada fresh graduate sehingga akan membentuknya menjadi pekerja yang tangguh. Sedangkan jika bekerja di perusahaan besar hanya akan menjadikan fresh graduate sebagai bagian kecil dari sebuah sistem, dan sulit berkembang karena hanya akan mengerjakan apa yang tertulis dalam jobdesk.

Fleksibel

Karakter millenial yang menyukai fleksibilitas dalam bekerja juga menjadi alasan kuat kenapa fresh graduate cocok bekerja di perusahaan startup.  Tekanan kerja yang minim dan cenderung bebas dalam berpakaian ke kantor menjadi nilai plus di startup. Sebagai sebuah perusahaan baru bukan tanpa alasan startup menerapkan ini, karena menurut laporan yang ditulis oleh Future of Work Institute pada 2012, jam kerja yang fleksibel dapat lebih meningkatkan produktivitas para karyawan. Sebab, hal tersebut memungkinkan bagi para karyawan untuk menemukan lingkungan dan cara kerja yang paling cocok dengan kepribadian mereka.

Semangat & Optimisme

Sebagai perusahaan rintisan tentu akan membuat karyawannya menjadi pekerja yang penuh dengan semangat dan optimisme dalam menjalani kariernya. Dominasi pekerja usia muda pun membawa atmosfer kerja yang fun dan positif sehingga membangun team work menjadi lebih dinamis dan terbuka atas setiap tantangannya yang ada.

Bebas Menuangkan Ide

Ketatnya persaingan membuat perusahaan startup terbuka terhadap setiap ide yang datang dari para pekerjanya, karena perusahaan besar siap kapan saja untuk menggilasnya. Sebagai fresh graduate tentu gagasan dan ide adalah hal yang mengasyikkan. Kebebasan menuangkan ide pun membuat para fresh graduate lebih terstimulus untuk mengembangkan potensi diri sendiri.

Sponsored Links

Selain itu semua, kenyamanan super yang didapat oleh fresh graduate dari perusahaan startup adalah atmosfer kantor yang biasanya didesain nyaman dan bernuansa layaknya rumah. Dan ramahnya peraturan kantor membuat karyawan betah dan lebih fokus terhadap pekerjaannya. Lalu bagaimana dengan kalian bro?