Motor-mobil

Helm, Safety Item yang Semakin Stylish

Apa yang beda dengan para biker beberapa tahun belakangan? Ya, mereka hari ini sudah sangat hits dengan berbagai apparel motor kece sebagai penunjang gaya, tak terkecuali helm. Equipment standar berkendara yang awalnya berfungsi sebagai pengaman kepala ini sekarang juga memiliki fungsi ekstra sebagai fashion item.

Sponsored Links

Lalu kenapa sebagai item fashion? Bisa dikatakan demikian karena saat membeli helm para biker tidak hanya berfokus pada kualitas material tapi juga desain dan warna dari helm itu sendiri. Terlebih lagi semakin banyaknya helm impor dengan harga wah yang masuk ke pasar Indonesia membuat para biker semakin serius dalam memilih.

shoei

X-fourteen salah satu benchmark helm papan atas selain AGV | SHOEI

“Banyak biker yang memilih helm mid-end dengan harga terjangkau dan memastikan desain helm itu sendiri tidak terlihat murahan, nah kelompok ini bisa dikategorikan sebagai biker yang paham helm sebagai bagian dari fashion, selain untuk safety tentunya,” ungkap Andika Frestian (27), Desainer Interior yang juga seorang motorcycle enthusiast.

Lalu ada lagi kelompok biker yang masuk di kelas high-end dengan pilihan helm yang juga impor. Beberapa dari mereka tidak terlalu peduli dengan apapun motor yang dituggangi, tapi yang penting helmnya merek luar negeri.

Biker-biker inilah yang benar-benar melihat helm sebagai bagian dari safety, fashion sekaligus prestis. Mereka siap merogoh kocek dalam-dalam yang penting eksis dengan helm kelas atas.

kyt-aleix

Merek lokal KYT yang berani promosi hingga ke ajang MotoGP | MotoGP

Serunya, ekspansi merek-merek luar ini membuat produsen helm dalam negeri tidak mau ketinggalan. Berbagai inovasi dan standar-standar kualitas baru dilakukan oleh merek-merek lokal, bahkan hingga promosi ke ajang balap bergengsi seperti MotoGP.

Kalau sudah seperti ini toh kita juga yang diuntungkan sebagai biker. Beragam pilihan dan desain helm yang akhirnya membuat gaya biker kita semakin kece, mau tak mau memperbaiki image biker yang dulu identik dengan kata “urakan.” Helmet for fashion, setuju gak bro?