Karier

Hindari 5 Kesalahan Ini Selama Presentasi

Menghadapi klien tentu kita membutuhkan keterampilan dalam memahami public speaking. Tapi bro sejujurnya tidak sampai di sana saja, banyak hal yang harus kita pertimbangkan sebagai kesalahan-kesalahan fatal selama melakukan presentasi di depan klien.

Jika kalian tidak terbiasa menjadi frontman saat mempresentasikan tugas-tugas kelompok semasa kuliah, maka kalian akan sangat membutuhkan artikel ini. Mungkin bukan hari ini, tapi akan tiba saatnya kalian harus bisa memahami seni berbicara di depan orang banyak. Untuk fondasinya, baca artikel ini sampai selesai.

Tidak Siap Dengan Bahan

Sudah menjadi mutlak untuk mengetahui apa yang akan kita bicarakan. Tidak siap dengan materi akan membuat kita terlihat teks book dan membosankan, itu jika kita cukup beruntung tidak banyak salah menjabarkan isi materi. Hal ini sering terjadi bagi mereka yang tidak secara langsung terlibat dalam pembuatan materi presentasi. Jadi tidak ada salahnya kalian benar-benar memahami isi materi presentasi paling lambat sehari sebelum hari H ketemu klien.  

Siapa Klien Kita?

Mengetahui siapa klien kita bisa menentukan seberapa sukses presentasi kita nanti. Tidak hanya gambaran umum siapa mereka, tapi juga hingga ke budaya perusahaan, kawan dan lawan mereka atau   bahkan kegiatan CSR yang mereka sukai jika perlu. Setelah kita kenali mereka maka akan banyak informasi yang bisa direlasikan dalam materi presentasi kita. Intinya jangan sampai kita negatif hal-hal yang cenderung mereka sukai.

Tak Memiliki Poin Inti

Setelah 30 menit presentasi yang melelahkan tentu kalian akan langsung ditolak jika tidak memiliki setidaknya poin-poin inti. Sebagus apapun presentasi kita jika tidak memiliki tujuan yang jelas tentu akan hanya membuang-buang waktu. Pastikan poin inti tersebut jelas dan masuk akal.

Quick Tip: Mereka tak akan hanya bertemu dengan kita lalu apa yang membedakan kita dengan kompetitor? Real good deal!

Terlalu Jualan

Bagaimana jika ada seorang marketing panci datang ke rumah kalian? Kata “maaf gak dulu deh mas,” Tentu menjadi pilihan awal bukan. Begitu pula saat presentasi, gaya terlalu jualan akan membuat klien mulai merangkai kalimat untuk penolakan sejak di tengah-tengah meeting. Jika kalian yakin dengan konsep atau materi yang kalian bawa itu benar-benar bagus, rasa percaya diri akan melunturkan aura memaksa a la marketing dari gaya presentasi kalian.

Tidak Belajar

Kenapa senior pertama kali mengajak kita saat mereka presentasi? Jelas untuk kita belajar bagaimana mereka selama ini sukses membuat deal-deal bagus. Lebih dari itu kita sebenarnya dituntut untuk mencari celah mereka yang ternyata bisa kita perbaiki. Presentasi pertama kita mungkin akan jadi yang paling menakutkan, tapi percayalah jika kalian mampu melaluinya dengan manis. Jika kalian sendiri tidak yakin dengan kemampuan diri tak mungkin klien akan percaya dengan presentasi kita.

Itulah lima poin yang mungkin akan mengurangi nilai presentasi kalian. Jadi sebelum benar-benar melakukan presentasi pastikan tidak ada poin dalam daftar di atas yang jadi bagian pertunjukan kalian.