News

Indonesia dalam Ekonomi Kreatif Dunia di WCCE 2018

Indonesia sebagai negara yang kuat dalam sektor ekonomi kreatif telah menjadi salah satu kekuatan ekonomi dunia yang menjadi wakil dari Asia. Buktinya pada tahun 2015 kita mencatat rekor dengan pertumbuhan GDP hingga 4,7% di mana hampir dua kali lipat lebih besar dari pertumbuhan global yang ada di angka 2,4%.

Hal ini menjadi salah satu pendorong pemerintahan kita melalui Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) menginisiasi konferensi ekonomi kreatif di tingkat internasional dengan sebutan World Conference on Creative Economy (WCCE).

Sponsored Links

Berlangsung pada 6-8 November 2018 di Bali Nusa Dua Convention Centre (BNDCC), Bali, WCCE 2018 menjadi ajang betapa pentingnya peran negara kita dalam perkembangan ekonomi kreatif dunia.

Selama tiga hari konferensi di WCCE 2018 diisi oleh agenda-agenda yang dibawakan dari berbagai ahli yang memiliki keterkaitan dengan duia ekonomi kreatif.

2-1

Selain itu juga ada CreatiVillage yang menjadi display untuk hasil-hasil ekonomi kreatif seluruh dunia yang terbuka untuk publik. Di area Creativillage ini juga kita bisa menikmati talk show dan workshop-workshop yang bisa diikuti secara gratis.

Sementara berbagai stakeholder berkumpul pada sesi Creative Session United Nations Development Programme (UNDP) untuk memformulasikan rekomendasi kebijakan mengenai social entrepreneurship dan ekosistem startup.

4

UNDP menilai bahwa untuk menjembatani perbedaan antara situasi saat ini dan tantangan di masa depan, terutama dengan target ambisius SDGs, berkolaborasi dengan insan muda terkait inovasi menjadi salah satu faktor penting.

Kepala BEKRAF, Triawan Munaf beserta Wakil Ricky J. Pesik telah berkunjung ke CreatiVillage dan menikmati secangkir kopi dari salah satu booth bersama Deputi Hubungan Antar Institusi dan Wilayah Ibu Endah W. Sulistianti.

Lewat WCCE 2018 ini juga diharapkan semakin kuatnya kerja sama global untuk menghadapi tantangan dunia ekonomi kreatif di masa mendatang.