Tekno Otomotif

Intercept X, Teknologi Deep Learning Membasmi Malware

Dibalik kecanggihan teknologi juga ada ancaman sistem yang bisa merusak sistem kerja perangkat tersebut. Sebut saja virus yang sering menyerang sistem komputasi pada perangkat digital kita. Virus atau malware tersebut juga ikut berkembang seiring dengan perkembangan teknologi.

Sebuah perusahaan global teknologi keamanan jaringan dan Endpoint, bernama Sophos, baru saja mengumumkan bahwa teknologi deep learning untuk mendeteksi malware sudah tersedia melalui Intercept X Early Access Program. Kemampuan deep learning tersebut dikembangkan dengan menggunakan teknologi dari Invincea, yang diakuisisi oleh Sophos pada bulan Februari 2017.

Dari rilis yang diterima Lanang Indonesia, Intercept X sendiri adalah produk keamanan Endpoint generasi lanjut yang mampu menghentikan zero-day malware, memblokir semua teknik eksploitasi yang dikenali dan mencakup fitur anti-ransomware canggih yang dapat menghentikan beragam jenis ransomware baik yang diketahui maupun tidak diketahui hanya dalam hitungan detik. Dikerahkan melalui platform manajemen cloud-based Sophos Central, Intercept X dapat diinstalasi bersama-sama dengan perangkat lunak keamanan Endpoint dari vendor manapun, sehingga dapat dengan cepat meningkatkan perlindungan endpoint dengan menghentikan kode berbahaya sebelum kode tersebut membuat kerusakan sistem atau mengganggu kinerja perangkat kita.

Sedangkan untuk Deep learning merupakan cabang pembelajaran mesin dan kecerdasan buatan yang memanfaatkan jaringan syaraf buatan untuk membangun model yang melakukan prediksi dengan kecepatan, skala dan penilaian yang melebihi kemampuan manusia. Jaringan saraf dalam Intercept X dilatih menggunakan ratusan juta sampel untuk mendeteksi file berbahaya, mungkin berbahaya, maupun yang tidak berbahaya. Deep learning lebih efektif daripada pendekatan pembelajaran mesin tradisional karena rangkaian skala latihan yang dilakukan lebih besar, modelnya lebih kecil, dan kemampuan deteksi yang lebih efektif.

General Manager dan Senior Vice President Dan Schiappa, dari kelompok Enduser dan Network Security Sophos, berpendapat bahwa keefektifan Intercept X terbukti dengan perlindungan yang diberikan untuk pelanggannya secara proaktif selama merebaknya wabah WannaCry, dan bisa melakukan deteksi zero-day malware pada tingkat selanjutnya.

Fitur tambahan untuk Intercept X juga tersedia melalui program akses awal, meliputi: mitigasi hacker aktif, penguncian aplikasi tingkat lanjut, dan pencegahan eksploitasi yang sudah disempurnakan.

Dengan semua kemampuan tersebut, jelas, kita bisa mengurangi rasa khawatir dalam aktivitas digital yang semakin pesat.