Gaya Hidup

Joglo Beer, Tempat Nge-Bir ‘Rasa’ Jawa

Diklaim sebagai minuman tertua menjadikan bir sebagai minuman terpopuler ke tiga di dunia. Bir dibuat sekitar tahun 5000 SM yang tercatat dalam sejarah Mesir Kuno dan Mesopotamia. Tercipta sejak ribuan tahun lalu membuat bir mengalami banyak perubahan, baik rasa maupun warna.

Kepopuleran bir, minuman beralkohol antara 4 sampai 6 persen ini, banyak dicari bahkan di sebagian tempat dijadikan gaya hidup. Di Indonesia sendiri bir sudah tak asing lagi, banyak restoran, kafe dan supermarket yang menyediakan bir.

Anda mungkin sering mencoba minuman ini di berbagai tempat dan waktu, tapi apakah Anda sudah menemukan tempat minum bir yang sangat kental nuansa nusantaranya? Kalau belum, Anda wajib datang ke tempat ini. Terletak di bilangan Cilandak Timur, Jakarta Selatan. Joglo Beer menawarkan nuansa yang berbeda dari yang lainnya. Berciri khas tempat dengan arsitektur Jawa yang sangat kental menjadikan Joglo Beer begitu melekat nuansa nusantaranya.

Pada awalnya Joglo Beer dibuat untuk kalangan muda yang ingin nongkrong sambil minum bir, namun kalau suasananya sama seperti tempat lain maka tak ada bedanya. Agar terlihat berbeda dari yang lain, dibuatlah bangunannya dengan arsitektur Jawa, dihias dengan lukisan-lukisan bertema vintage, lukisan bergambar semar dan kursi pengunjung yang dibuat dari rotan dan kayu ukiran khas Jawa.

Berbagai jenis bir disajikan baik lokal maupun luar. Tiap tenggak bir di Joglo Beer akan membuat Anda semakin nyaman karena Joglo Beer rutin mengadakan live music, seperti Keroncong, Angklung, dan musik-musik nostalgia yang membuat momen nge-bir Anda semakin terasa.