Keuangan

Kelola THR Aman Melewati Lebaran

Salah satu hal yang paling ditunggu dengan datangnya hari raya oleh kita para pekerja tentunya Tunjangan Hari Raya (THR). Ibarat bonus tahunan, bentuk satu bulan gaji ekstra ini terasa lumayan karena datang tanpa ada usaha ekstra lewat pekerjaan. Nah, sayangnya banyak yang suka kebobolan hingga akhirnya THR sudah habis bahkan sebelum lebaran tiba.

 

Buat kalian yang belum berkeluarga tentu pengeluaran THR tidak akan seliar mereka yang sudah punya banyak tanggungan. So, sebenarnya kalau bisa menahan diri dan cerdas mengelolanya lebih dari separuh THR bahkan bisa masuk ke rekening tabungan. Nih bro beberapa trik yang bisa membantu kalian lebih bijak dalam mengelola uang kaget ini.

 

Anggap Bulan Biasa

Secara spiritual tentunya Ramadan bulan yang spesial, namun secara finansial bulan ini bisa dipandang sebagai bulan biasa seperti bulan-bulan lainnya. Semua kegilaan kita dimulai ketika terbawa uforia lebaran secara finansial. Jadi, kalem-kalem aja dulu bro.

Dari Mata Turun ke Dompet

Gaya belanja digital hari ini memungkinkan kita tergiur untuk konsumtif hanya karena buka aplikasi toko online. Ingat, menjelang hari raya semua toko gila-gilaan pasang diskon sebagai stimulan untuk kita berbelanja. Esensi puasa adalah melatih hawa nafsu kita, bukan hanya soal makan dan minum. Lalu apakah puasa kita bermanfaat kalau haus dan lapar tapi goyah dengan godaan jajan? Ask yourself bro.

Langsung Kontrol saat Turun

Menurut aturan pemerintah THR turun setidaknya seminggu sebelum hari lebaran. Pada beberapa kasus perusahaan tidak mau repot pengurusan bahkan menurunkan THR dengan Gaji yang terkadang masih jauh dari hari raya. Begitu turun segera kelola draftnya sehingga kita tak punya alasan untuk mendadak jajan.

The Draft

Yuk sedikit lebih effort dengan mendraft pos-pos apa saja yang bisa dicover oleh THR ini. Maksimal 50% saja yang boleh dibelanjakan ya. Anggap THR utuh kalian Rp 4 juta, berarti hanya Rp 2 juta yang boleh digunakan.

Dari Rp 2 juta tersebut mari kita kelompokkan.

Belanja baju: 25% atau Rp 500k

Amplop lebaran: 25% atau Rp 500k

Ongkos mudik: 37,5% atau Rp 750k

Uang bebas: 12,5% atau Rp 250k 

Lihat tidak banyak kan kebutuhan esensial seorang bujangan dalam melewati lebaran. 

Draft ini tidak mengikat bro, kalian bisa modifikasi sesuai kebutuhan. Misal ongkos mudik kalian lebih besar maka kurangi pos lainnya. Jika kalian bahkan tak perlu ongkos mudik maka pos lainnya bisa lebih besar.

Itu dia trik-trik yang bisa membuat THR kalian lebih terkelola. Selalu ingat, easy money easy goney. Siapa yang bisa mengendalikan situasi? Kita, selalu hanya kita bro.

 

 

 

ARTIKEL TERKAIT