Gaya Hidup

KoenoKoeni, Kafe Rasa Jawa Selera Eropa

Beberapa waktu lalu salah satu tim Lanang Indonesia mengunjungi Ibukota Jawa Tengah, yakni Semarang. Kota yang berada di pesisir utara pulau Jawa ini ternyata punya banyak tempat cozy untuk disatroni, salah satunya adalah KoenoKoeni Café Gallery.

Banyak keunikan yang dimiliki oleh kafe ini. Koeno sendiri diambil dari kata kuno sedangkan Koeni artinya kuno sekali. Sang pemilik Sigit Hartojo Hadi Santoso memadukan konsep nuansa Jawa dan Eropa dalam kafe ini.

cafe-kuno-kuni-8240

Menu nasi campur KoenoKoeni yang jadi andalan | Andika Aditia

Berada di area Candi, Semarang,   Jawa Tengah membuat kafe ini punya keunggulan sendiri. Hal itu karena daerah ini berada di perbatasan antara Kota Atas dan Kota Bawah Semarang. Ini menjadikan KoenoKoeni mempunyai pemandangan kota Semarang yang memanjakan setiap pengunjung yang hadir.

Dipayungi oleh bangunan bergaya arsitektur rumah Joglo, kafe yang berdiri di atas lahan seluas 3.000 meter ini memiliki banyak keunikan di dalamnya. Saat akan memasuki kafe ini pengunjung akan langsung disambut oleh mobil pikap Chevrolet keluaran 1957 yang masih mulus. Di sampingnya, ada sebuah altar yang memajang sepeda motor Ariel keluaran 1913 dan Harley Davidson klasik warna putih.

cafe-kuno-kuni-8243

Bangku bergaya Eropa klasik dengan ukiran Jawa di dinding jadi ciri khas KoenoKoeni | Andika Aditia

Antara bagian depan dan ruang utama dipisahkan oleh sebuah pintu utama dari kayu jati yang menjulang. Pintu bermotif tulisan Cina ini didapatkan Sigit dari Lasem, Rembang. Di salah satu sisinya ada lemari kaca yang penuh dengan kamera kuno dari berbagai merek seperti Rewo, Agfa, Rolleiflex, Zeis Ikon, Boy, Brownie Hawkeye, Mamiyaflex, Reflekta dan Zubitel yang berusia 50-100 tahun. Selain itu ada juga dua lemari yang penuh dengan koleksi radio kuno dari berbagai merek dan ukuran.

cafe-kuno-kuni-8246

Salah satu sisi kafe KoenoKoeni dengan perabotan khas Jawa | Andika Aditia

Sesuai dengan nuansanya, kafe ini menyediakan menu yang terbagi dari dua tempat yakni Jawa dan Eropa. Menu Jawa yang menjadi andalan salah satunya adalah nasi Campur Koenokoeni, Asem-asem Ikan Patin, Lontong Cap Go Meh, nasi sambal tumpang, nasi lodeh ikan bawal, iga bakar, nasi langgi, dan gudeg. Sentuhan Jawa sangat terasa pada pepes daun singkong yang gurih dan sedap.

cafe-kuno-kuni-8265

Pelataran kafe KoenoKoeni dengan pemandangan kota Semarang | Andika Aditia

Sedangkan untuk menu Eropa ada Wagyu Beef on Hot Stone dengan pilihan saus: red wine, black pepper, mushroom, mint, garlic hoisin atau lemon. Lalu ada juga Steak Fillet Mignon Beef Tenderloin dan sup Wild Mushroom Cappuccino.   Harga yang ditawarkan pun cukup terjangkau, mulai dari Rp 30-200 ribu.

Bagaimana, unik bukan? Tempat ini bisa anda jadikan destinasi saat berkunjung ke Semarang.