Gaya Hidup

Kondom, Kontrasepsi yang Menunjukkan Tanggung Jawab Pria

Bagi kalian yang sudah menikah tentu saja program perencaan kelahiran menjadi hal yang sangat penting. Akhirnya fungsi alat kontrasepsi menjadi vital bagi setiap pasangan menikah. Pilihannya ada suntik, IUD (spiral), atau pil minum (oral). Bisakah kalian menemukan persamaan dari semua alat kontrasepsi tersebut?

Ya, berbagai jenis kontrasepsi tersebut masuk ke dalam tubuh wanita pasangan kita. Egoiskah? Bisa dikatakan demikian karena kita sebagai kaum pria cenderung menolak untuk menggunakan kondom dengan alasan kepuasan bercinta. Apalagi jika harus sampai vasektomi?

Menjelang Hari Kontrasepsi Sedunia tanggal 26 September, Lanang Indonesia diundang untuk menjadi bagian dari salah satu program kampanye penggunaan kondom yang dilaksanakan oleh DKT Indonesia. Berlokasi di salah satu Mall di Jakarta Senin (25/9/2017) produsen kondom Sutra dan Fiesta ini me-refresh lagi ingatan bahwa perjuangan Indonesia melawan HIV/AIDS belum selesai.

“Anggapan soal kepuasan tersebut merupakan mindset yang harus diluruskan, karena kondom hari ini memiliki ketebalan antara 0,05-0,02 milimeter, sehingga tidak akan berpengaruh pada kualitas bercinta pasangan,” kata Spesialis Ginekolog dr. Med. Firman Santoso.

Hal ini menunjukkan jika ternyata pilihan alat kontrasepsi masih dikuasai arogansi kaum pria. Oleh karena itu tak ada salahnya jika mulai sekarang kita bisa lebih bertanggung jawab dengan menggunakan kondom sebagai pilihan kontrasepsi.

Lewat kampanye yang mengusung hastag #ubahhiduplo ini, DKT Indonesia juga memaparkan jika kondom adalah satu-satunya alat kontrasepsi yang berfungsi ganda. Karena tak hanya mencegah kehamilan yang tak diinginkan, tapi kondom juga bisa mencegah penularan infeksi menular seksual (IMS).

Jadi bro, bagi kalian yang sudah menikah kenapa tidak mulai beralih kepada kontrasepsi kondom sekarang?