Olahraga

Kurash, Beladiri Tertua yang Tampil Perdana Di Asian Games

Dari sekian banyak cabang olahraga yang dipertandingkan dalam Asian Games, ada satu cabang olahraga yang menarik perhatian karena merupakan pertama kali dipertandingkan, yakni Kurash. Kurash sendiri merupakan olahraga beladiri tradisional asal Uzbekistan yang mengandalkan bantingan sebagai permainannya.

Sponsored Links

Sekilas Kurash mirip dengan Judo dan Gulat, namun beberapa peraturan dalam Kurash lah yang membedakan. Perbedaan itu ada pada bantingan, dalam Kurash, pemain dilarang melakukan bantingan bawah atau menggunakan kaki. Kurash hanya membolehkan bantingan atas atau menggunakan tangan.

Secara historis olahraga beladiri Kurash, menurut penelitian ilmiah terbaru, usia Kurash setidaknya telah ada sejak 3.500 tahun lalu. Kurash adalah salah satu seni bela diri secara telatih tertua di dunia, hal ini juga diceritakan oleh penjelajah Marco Polo saat melintasi jalur sutra dalam catatan perjalanannya.

Kurash sebelumnya hanya digunakan sebagai seni bela diri dan hiburan fisik publik selama libur besar, berbagai pesta termasuk sering menjadi hiburan pada pesta pernikahan. Kurash juga disebutkan dalam banyak sumber-sumber sejarah tradisional seperti filusuf Yunani Herodotus memuat pada bukunya yang terkenal “Histories” bahwa gerak beladiri Kurash sangat elegan, bahkan Ibnu Sina menuliskan pada karyanya bahwa berlatih Kurash adalah cara terbaik untuk menjaga kesehatan tubuh dan roh.

Indonesia sendiri melakukan pemusatan latihan Kurash secara nasional di kawasan Puncak, Cianjur, Jawa Barat. Di Asian Games 2018, setidaknya ada tujuh nomor atau kelas yang dimainkan. Untuk kategori putra, diisi oleh nomor kelas 66 kg, 81 kg, 90kg dan di atas 90 kg. Sementara untuk kategori putri memainkan nomor kelas 52 kg, 63 kg dan 78 kg.

Jika sobat lanang ingin menyaksikan pertandingan Kurash saat Asian Games nanti, bisa mengunjungi Jakarta Convention Center saat Asian Games berlangsung. Pertandingan Kurash akan berlangsung pada 28 sampai 30 Agustus 2018. Tiket yang dibanderol pun sangat terjangkau, yakni Rp 100 ribu mulai dari babak penyisihan hingga babak final.

Indonesia setidaknya menurunkan 14 atlet andalah untuk bertanding di cabor Kurash. Terdiri dari 6 putri dan 8 putra. Nantinya atlet tersebut akan memperebutkan empat medali, yakni satu emas, satu perak dan dua perunggu untuk dua atlet yang terhenti di babak semifinal.