Gaya Hidup

Latte Art, Seni Menghias Kopi

Belakangan kopi dengan hiasan di permukaannya makin populer dan dicari oleh penikmat kopi. Kreasi akan hiasan kopi tersebut juga semakin berkembang dan banyak macamnya.

Para penikmat kopi menyebutnya dengan Latte Art, atau membuat corak cantik di permukaan kopi Espresso. Latte Art sendiri menggunakan kopi Espresso yang dicampur dengan susu atau yang disebut dengan Latte, ada juga yang menambahkannya dengan busa susu atau disebut Cappuccino.

Gambar daun, hati hingga hewan adalah macam Latte Art pada permukaan kopi yang mempercantik tampilannya. Latte Art sendiri dianggap dapat meningkatkan nilai kopi karena sebagian orang mau membayar mahal sebagai bentuk apresiasi dalam membuat kopi yang punya nilai seni.

Dalam ekspedisi kopi yang dilakukan Lanang Indonesia, kami mengabadikan beberapa motif Latte Art yang dibuat barista dari berbagai kedai kopi di Jakarta seperti Filosofi Kopi, Ombe Kofie, dan Ruang Seduh.

Dari beberapa literatur sejarah, Latte Art sudah ada sejak 1000 tahun sebelum Masehi di Mesir. Kemudian berkembang pada masa Cappuccino yang diperkenalkan oleh bangsa Romawi dan Yunani. Sempat meredup lalu pada sekitar tahun 1980-an, Latte Art kembali populer di Italia, lalu menyebar ke berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia.