Olahraga

Le Mans yang Membosankan

Sirkuit Le Mans, Prancis merupakan salah satu sirkuit seru yang bisa menyajikan salip-salipan menegangkan dalam gelaran MotoGP, namun tidak pada Minggu (20/5/2018). Dengan tuan rumah Johann Zarco yang menguasai pole position tentunya harapan penonton di sirkuit ini akan seru saling serang, tapi kenapa tidak demikian?

Marc Marquez tentunya adalah pembalap yang paling juara beberapa tahun belakangan. Nah jika di sirkuit-sirkuit lainnya musuh terdekatnya hanya Andrea Dovizioso, di Le Mans banyak pembalap yang bisa menjadi lawan berat Marquez. Sayangnya mereka-mereka ini berguguran satu-persatu sejak awal-awal balapan.

Dimulai dengan Andrea Iannone yang sedang hot-hotnya bersama Suzuki harus jatuh di lap pertama dan tidak melanjutkan balapan. Satu kandidat gugur. Masih segar di ingatan kita pada tahun 2015 Iannone dengan Ducati membuat Marquez ngos-ngosan di Le Mans, tapi tidak hari ini

Jorge Lorenzo memimpin balapan cukup lama di depan yang dikejar oleh Zarco, Dovizioso dan Danillo Petrucci. Marquez terlihat lumayan berusaha keras untuk mengimbangi kecepatan rombongan depan ini.

Keseruan balapan mulai sirna ketika di lap ke-5 Dovi yang berhasil membalap Lorenzo dan jadi leader harus terjatuh karena kehilangan traksi di tikungan. Dua kandidat gugur.

Marquez berhasil overtake Zarco di lap ke-7 dan berhasil disalip balik pada lap berikutnya sehingga jelas Yamah M1 Zarco cukup nyaman di Le Mans. Sayangnya Zarco crash tak lama kemudian. Tiga kandidat gugur.

Tersisa tinggal Lorenzo di depan, Marquez sudah kehabisan lawan dan di lap ke-10 akhirnya Marquez memimpin balapan hingga akhir tanpa ada yang bisa mengejar. Lorenzo terus melorot hingga akhirnya finis di posisi 6, sedangkan podium dua dan tiga diisi oleh Petrucci dan Valentino Rossi.

Sponsored Links

lemans