Gaya Lanang

Lima, Jam Tangan Lokal Dari Kayu & Semen

Apa jam favorit kalian, Swiss Army, G-Shock atau Casio? Jika kalian penggemar jam maka kalian harus tahu jam tangan lokal yang satu ini, namanya Lima. Lanang Indonesia tak sengaja menemukannya di sebuah kreatif market, yakni Brightspot.

Salah satu pionir jam tangan ini, Uta Putra, yang kita wawancarai mengaku jika proses kreatif jam tangan ini berawal dari hasrat untuk membuat suatu produk baru yang memperhatikan kualitas dan segmentasi terbatas.

Begitu melihat langsung pasti kita akan melihat di mana keunikan jam tangan ini. Kita sebut saja mulai dari materialnya, untuk case mesin jamnya sendiri terbuat dari kayu, semen dan stainless. Untuk material kayu ada beberapa bahan yang digunakan, seperti kayu zebra dengan motif belangnya, kayu ebony dengan warna pekat dan kayu jati yang kuat. Sedangkan untuk material yang paling unik, yakni semen bisa dibilang melalui percobaan yang cukup detail agar bisa mendapatkan hasil terbaik.

lima-1

Beberapa koleksi jam tangan Lima yang terbuat dari material kayu | Andrew R. Andika

“Kita berawal dari eksperimen, setelah dipikirkan, kenapa kita gak coba dari bahan semen aja,” ucap Uta. Menurutnya, awal membuat jam tangan dari material semen mendapatkan kesulitan karena konsumen yang tak peduli dengan semen yang sering meninggalkan lubang-lubang kecil dalam proses finishing-nya.

Sedangkan untuk material stainless, jam tangan Lima sudah menggunakan teknologi Seiko Watch dari Jepang. Berkat hasil kerja kerasnya tersebut, Lima mendapatkan kepercayaan dari Disney Indonesia untuk membuat jam dengan aksen tokoh kartun Disney. Beberapa jam yang sudah dibuat memasukkan karakter Disney, seperti Donald Duck dan Mickey Mouse.

Sejauh ini jam tangan Lima belum mau melebarkan sayapnya melalui pasar konvensional. Menurutnya, tren pasar yang sedang bergeser membuat Lima lebih mempercayakan pemasaran produknya melalui digital marketing, seperti web site dan sosial media.

“Karena produk kita sangat segmented dan khususnya anak muda, jadi sementara ini kita masih lebih menggunakan web site dan sosial media untuk pemasaran,” tambah Uta.

lima-2

Hasil jam tangan kerja sama Lima dengan Disney Indonesia | Andrew R. Andika

Jika diamati lebih jauh, Jam tangan Lima sudah memiliki kualitas yang sangat baik, contohnya saja jam tangan yang terbuat dari material semen memiliki kemampuan tahan banting sampai ketinggian 3 meter. Kesemua produknya pun sudah tahan air atau water resistance. Selain itu, kita tak perlu ragu karena Lima berani memberikan garansi sampai 1 tahun untuk mesin. Namun khusus untuk jam dari material kayu, meski tahan terhadap air, disarankan untuk tak terlalu sering terkena air dikarenakan sifat kayu yang bisa lapuk jika terlalu sering kena air.

Untuk harga, Lima membanderol jam tangannya mulai dari Rp 1,4 juta untuk material kayu dan Rp 2,2 juta untuk material stainless. Jam tangan lokal ini sendiri sudah sampai di banyak Negara seperti Amerika Serikat, Jepang, Korea dan Eropa. Pilihan warna yang ditampilkan pun terbilang banyak, setidaknya ada 15 varian warna dan model. Itu pun belum termasuk untuk model costum dari konsumen. Buat sobat lanang yang kepengen banget untuk menggunakan jam tangan kece ini, bisa pesan langsung dari situs resminya, yakni www.limawatch.com atau via Instagram @limawatch.