Gaya Hidup

Makanan Survival Saat Berkemah

Bayangkan suatu hari kita tersesat saat sedang berkemah di hutan. Membutuhkan waktu berhari-hari hingga mingguan bagi tim SAR untuk menemukan kita. Cadangan makanan yang kita bawa ternyata tak cukup untuk bertahan selama itu. Lalu apa yang harus kita makan?

Hutan adalah tempat yang banyak menyimpan sumber makanan alternatif, jadi jika kalian jeli dan paham apa yang bisa atau tidak dimakan di hutan maka kalian tidak akan kelaparan. In case kalian benar terjepit dalam kondisi survival berikut ini kita share beberapa makanan yang bisa membuat kalian tetap bernafas hingga ditemukan tim SAR.

Tumbuhan

Agak sulit memastikan sebuah tumbuhan bisa dimakan atau tidak. Paling pertama adalah pastikan tanaman tersebut tidak memiliki getah putih susu. Daun semanggi dan bunga dandelion bisa direbus untuk menjadi sumber nutrisi. Untuk buah beri sebaiknya main aman dengan hanya memakan blackberry, beri putih 100% tidak bisa dimakan.

jamur

Untuk bermain dengan jamur kita harus lebih berhati-hati. Kita harus mencari info lebih banyak karena indikasi racun pada jamur beragam tanpa ciri khas tertentu.

Daging

Makanan yang satu ini adalah yang paling mudah diterima lidah tapi sulit didapatkan. Agak sulit menemukan binatang liar di hutan Indonesia, dan sekalipun ada biasanya sudah masuk dalam daftar satwa yang dilindungi. Jadi paling aman adalah dengan mendapatkan protein hewani dari ikan sungai.

belut

Ikan yang umum ada di sungai hutan Indonesia adalah ikan sepat, betik, gabus dan belut. Semua ikan ini bisa dimakan dan tentunya ikan gabus dan belut memiliki rasa yang lezat. Hampir semua ikan yang bisa kalian temukan di sungai hutan masuk dalam kategori layak makan.

Yang terpenting adalah kalian harus tahu kapan waktu yang tepat untuk mencari ikan. Ikan banyak keluar sebelum sebelum subuh dan sesudah senja.

Serangga

Soal rasa sebenarnya serangga memiliki daging sangat kaya akan protein. Masalahnya karena penampilan mereka tidak enak di mata maka kita sering merasa enggan untuk memakannya.

Umum dan aman dikonsumsi adalah cacing, belalang, Jangkrik dan beberapa jenis semut. Mengolahnya pun mudah, kita bisa menggorengnya untuk merenyahkan tulang luar mereka agar lebih mudah dimakan. Hindari mengonsumsi serangga yang kemungkinan berbisa seperti lipan.

belalang

Serangga bisa ditemukan hampir di mana saja, tapi di hutan umumnya mereka akan banyak bersembunyi di kulit pohon yang sudah lapuk atau dibalik batu. Serangga hutan cenderung hidup di lokasi-lokasi yang lembap dan terhindar dari sinar matahari langsung.

Itulah makanan yang mungkin bisa menyelamatkan nyawa kalian saat tersesat di hutan. Tiga langkah intinya adalah menetap, cari sungai dan nyalakan api saat malam. Selamat bertualang bro!