Olahraga

Mandalika Akan Jadi Destinasi Balap di Indonesia

Setelah puluhan tahun absen menjadi tuan rumah untuk ajang balap sekelas MotoGP, akhirnya kabar baik menyapa Indonesia. Pasca naik turunnya berita tentang penyelenggaraan balap motor paling bergengsi ini di dalam negeri, akhirnya Dorna dan Indonesian Tourism Development Corporation (ITDC) sepakat menandatangani penyelenggaraan MotoGP di Mandalika, Lombok mulai tahun 2021 mendatang.

Masih lama? Tentu karena pembangunan sirkuit yang nantinya akan berstandar internasional ini membutuhkan waktu yang cukup banyak juga. Pembangunan yang rencananya akan dimulai pada bulan Oktober tahun ini dijadwalkan akan selesai pada Juni 2020.

Dengan perkiraan biaya Rp 3,6 triliun desainer dari sirkuit ini akan diserahkan langsung pada Vinci Construction dari Prancis.

Secara spesifikasi sudah tersebar jelas seperti apa nanti bentuk sirkuit pinggir pantai ini. Panjang lintasan sejauh 4,32 km dengan 18 tikungan dan satu straight line.

Memiliki 40 garasi di area paddock serta 93.200 kursi penonton ditambah beberapa area tanpa tempat duduk yang bisa menampung sedikitnya 138.700 orang.

calendario-motogp-2015-orari-streaming-tv-gp-austin-diretta-sky-e-classifica-piloti-motogp

Crowd dari MotoGP yang makin tahun makin meningkat | MotoGP

Tak hanya sampai situ, bahkan Sirkuit Mandalika ini nantinya juga akan memiliki hospitality suits yang berkapasitas 7.700 penonton yang datang dari luar kota atau negeri. Selain untuk menghelat ajang MotoGP, Sirkuit Mandalika ini juga akan masuk ke dalam salah satu kalender di ajang balap World Superbike (WSBK).

Dengan dua event ini otomatis tidak berlebihan jika Mandalika akan menjadi destinasi Balap pertama di Indonesia.

Seberapa besar keuntungan yang akan didapatkan Indonesia dari penyelenggaraan ajang ini? Secara skala tentu akan sangat besar karena MotoGP adalah ajang balapan yang kini sangat diminati oleh penonton di seluruh dunia. Secara pengeluaran tentu ada biaya yang harus kita tanggung.

Menurut CEO ITDC, Abdulbar M. Mansoer kontrak penyelenggaraan MotoGP di Mandalika senilai 9 juta Euro (Rp 142,7 miliar) per tahun untuk dibayarkan kepada pihak Dorna sebagai pemegang hak siar MotoGP sejak tahun 1992.

Berdasarkan kontrak yang sudah disetujui, Mandalika akan masuk ke kalender MotoGP sepanjang 5 tahun dimulai dari tahun 2021.

“Itu biaya penyelenggaraan termasuk lisensi dan copyright. Kita tahunya sudah beres karena mereka akan mengurus semuanya dengan tim mereka. Jadi kita tidak usah lagi memikirkan container atau akomodasi para pembalap,” kata Abdulbar seperti dikutip dari Detiksport (25/2/2019).

Seperti apa jadinya nama Indonesia di mata dunia nanti? Kita lihat saja bro. Kota-kota yang sudah menjadi langganan MotoGP selalu menjadi lebih dikenali oleh dunia. Pariwisata? Tak perlu ditanya lagi, Mandalika bahkan mungkin bisa jadi lebih populer daripada Bali di masa mendatang.