Terkini

Marquez di Puncak Dunia

Setelah melewati musim yang sangat keras akhirnya si baby alien Marc Marquez memastikan namanya sebagai juara dunia MotoGP 2017 di seri terakhir Valencia, Minggu (12/11/2017). Banyak drama terjadi di Sirkuit Ricardo Tormo ini, namun bagi Marquez itu adalah salah satu hari minggu yang akan selalu diingatnya.

Bersaing poin dengan pembalap Ducati Andrea Dovizioso di posisi kedua, Marquez harus bisa tetap menjaga jarak poin aman. Masuk ke seri pamungkas ini, Dovi yang menjadi satu-satunya ancaman sudah mengantongi 261 poin. Hanya terpaut 21 poin dari Marquez yang berdiri di puncak dengan 282 poin.

Start dari posisi pertama membuat Marquez unggul selama awal-awal balapan karena Dovi kesulitan untuk merebut maju ke depan lantaran tertahan team mate-nya Jorge Lorenzo di posisi 4. Cukup lama Dovi berusaha untuk membalap Lorenzo hingga akhirnya tim memerintahkan Lorenzo untuk memberi jalan pada Dovi. Canggihnya, Lorenzo tidak mengacuhkan order tersebut.

marc1

Marc dan Dovi yang tetap akur selama kompetisi | MotoGP

Pertarungan semakin seru ketika Marquez harus melebar dan hampir crash saat mencoba overtake Johann Zarco. Tapi memang bakat tidak pernah bohong, Marquez bisa selamat dari low slide yang mungkin bagi kebanyakan pembalap akan menjadi fatal.

Kompetisi usai ketika Lorenzo crash yang tak lama juga disusul Dovi pada lap-lap akhir. Marquez menyelesaikan race di posisi ketiga di mana rekan setimnya Dani Pedrosa sukses mempecundangi Zarco di lap akhir dan masuk podium utama.

marc3

Marc di San Marino | MotoGP

Kesedihan Dovi dan Ducati terlihat sangat terasa di mana akhirnya Dovi memilih untuk tidak melanjutkan race dan disambut dengan meriah oleh tim di paddock. Musim 2017 ini bisa dibilang adalah musim bangkitnya Ducati. Dovi juga sukses merebut enam podium utama di musim ini dan menjadi musim terbaiknya di kelas para raja.

Marquez sendiri akhirnya menutup musim dengan 298 poin dan mengunci gelar juara dunia ke-enamnya. Overall, jika melihat performa Marquez musim ini memang dirinya sangat pantas menjadi juara dunia. Dovi-pun cukup kuat untuk menjadi ancaman serius bahkan hingga tahun depan.