Gaya Hidup

Melihat dari Dekat Koleksi Seni Istana Negara

Bagi kalian yang pernah masuk Istana Negara Republik Indonesia mungkin sudah melihat banyak koleksi-koleksi seni khususnya lukisan di dalamnya. Tapi hanya sekedar melihat bukan? Dibuka dari tanggal 2 hingga 30 Agustus 2016 Galeri Nasional Indonesia memberikan kesempatan untuk kalian yang mungkin bahkan belum pernah sama sekali masuk ke Istana Negara untuk bisa menikmati karya-karya lukisan tersebut.

Dengan tema “Goresan Juang Kemerdekaan” koleksi-koleksi tersebut dipamerkan dengan mendetail tentang pelukis dan cerita di belakangnya. Setidaknya ada 28 karya dari 20 pelukis plus satu presiden yang melukis dan terbagi ke dalam tiga kategori narasi.

Pengunjung menikmati karya S. Sudjojono berjudul "Kawan-kawan Revolusi" | Rendi Widodo
 

Mendatangi pameran yang notabene gratis dan terbuka untuk umum ini akan membuat kita lebih mengenal nama-nama seperti Raden Saleh, Affandi, S. Sudjojono, Basoeki Abdullah hingga pelukis Istana Dullah. Menariknya, tahukah kalian jika presiden pertama kita, Bung Karno sangat senang melukis?.

Lukisan yang bertajuk Rini ini dikerjakannya pada tahun 1958 di Istana Tampaksiring, Bali. Karya yang merupakan satu dari puluhan karyanya ini dalam kondisi sangat baik dan selalu menghiasi dinding kantornya di Istana Bogor.

Lukisan yang satu ini memang secara khusus dipamerkan sebagai sebuah penghormatan kepada sang proklamator karena percaya atau tidak, Bung Karno tidak pernah memamerkannya.

“Pameran ini sangat penting bukan hanya untuk penonton, tetapi juga bagi Presiden Sukarno. Selain harus dihormati sebagai kolektor, patron, impresario yang hebat, sejatinya ia juga seorang seniman (pelukis) dan baru kali ini ia berpameran,” kata kurator Mikke Susanto.

Karya ikonik dari Raden Saleh bertajuk "Penangkapan Pangeran Diponegoro" | Rendi Widodo
 

Karya-karya ikonik lain yang dibuat langsung tak jauh dari waktu kejadiannya, seperti lukisan Penangkapan Pangeran Diponegoro karya Raden Saleh (1750) dan Laskar Rakjat Mengatur Siasat karya Affandi (1946) merupakan buah karya penting untuk menandai  sekaligus saksi tentang upaya bangsa Indonesia menuju kemerdekaannya.

Di samping lukisan, ada setidaknya ratusan foto bersejarah yang mendukung narasi tentang perjalanan kemerdekaan di masa lalu. Tertarik menikmati akhir pekan bersama pasangan? Percayalah bro, datang ke pameran ini akan membuat kencan kalian lebih bernilai dibandingkan luntang-lantung di mall.