Sosok

Memahami Proses Berkarya Bersama A.D. Pirous

Menikmati sebuah karya seni tentu sangat menyenangkan untuk banyak orang, namun sering kali kita melewatkan bagaimana cerita dan proses seorang seniman terbentuk. Berkesempatan mengunjungi seorang seniman dan kolektor Abdul Djalil Pirous, Lanang Indonesia mendapatkan banyak cerita tentang bagaimana proses berkarya itu sendiri.

“Dalam mengoleksi dan berkesenian kita memerlukan kecerdasan untuk memilih, mendapatkan dan memelihara karya merupakan modal penting untuk dimiliki oleh seorang kolektor,” ungkap Pirous.

pirous-3

Dirinya agak menekankan pada soal memelihara, banyak sekali kolektor yang mampu mendapatkan karya dari seniman-seniman yang mereka sukai namun tidak memeliharanya.

“Jika hal-hal mendasar di atas sudah bisa kita miliki maka selanjutnya adalah proses bagaimana karya-karya yang berhasil kita kumpulkan ini bisa bermanfaat. Saya sering membuka-buka lagi karya yang telah saya dapatkan dan mencoba untuk berdialog dengan mereka. Jadi kita tidak hanya mengoleksi fisik karyanya saja, tapi juga mengoleksi pikiran-pikiran dari karya itu,” lanjutnya.

pirous-4

Setelah proses-proses tersebut selesai Pirous menjelaskan bahwa makna yang paling penting adalah ketika kita memberikan manfaat kepada orang banyak dari karya-karya yang sudah berhasil dikumpulkan lewat pameran.

Berlokasi di Serambi Pirous miliknya, Pirous memamerkan karya-karya dari berbagai seniman lintas zaman. Lalu kenapa Pirous juga memamerkan karya-karya seniman lain? Sebuah jawaban sederhana dilontarkannya.

pirous-2

“Jika kalian adalah seorang seniman dan terus menerus berkarya di mana semakin lama kalian berkarya itu semakin baik, itu bagus, namun it is not good enough. Seorang seniman bisa menjadi benar-benar bagus saat mereka sudah bisa menghargai karya dari seniman lain,” kata Pirous.

Serambi Pirous sendiri merupakan galeri yang lahir dari pengalaman bertahun-tahun dirinya menjadi seniman dengan tujuan untuk mengabadikan karya-karya seni itu sendiri untuk berguna bagi kehidupan manusia.

“Memamerkan karya seni tentu memang bagian terakhir dari proses berkesenian itu sendiri, maka Serambi Pirous ini dibuat sebagai tempat di mana para seniman bisa memamerkan karya-karya mereka. Baik yang dibuat sendiri ataupun yang dikumpulkan dari seniman-seniman,” katanya.

pirous-1

Sponsored Links

Karena dalam setiap karya seni tidak hanya berisi sebuah sapuan kuas atau pahatan, tapi ada banyak cerita yang mengiringi perjalanan karya itu terbentuk.