Olahraga

Menanti Adaptasi Lorenzo dengan RC213V

Tahun 2019 menjadi musim yang menarik lantaran banyaknya perubahan yang terjadi pada line up pembalap MotoGP. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah kepindahan Jorge Lorenzo ke Honda.

Bergabung dengan tim pabrikan raksasa di MotoGP mungkin akan mempermudah Lorenzo untuk kembali meraih juara dunia. Honda sangat kuat soal urusan sumber daya, finansial, hingga posisi politik balap di MotoGP, namun yang jadi pertanyaan adalah apakah Lorenzo sendiri bisa beradaptasi dengan mesin liar RC213V?

Sponsored Links

Jika melihat perjalanan sejarahnya, hanya pembalap yang 'tidak butuh motor nyaman' seperti Casey Stoner yang mampu dengan cepat beradaptasi dengan RC213V. Masih ingat kan bagaimana Stoner pindah dari Ducati dan tak butuh waktu lama untuk menjinakkan RC213V. Nah, Lorenzo adalah pembalap tipe lainnya.

lo2

Tes Valencia hanya untuk merasakan sensasi di atas RC213V | MotoGP

Lorenzo bisa kencang di atas motor yang membuatnya nyaman. Butuh waktu panjang untuknya beradaptasi dengan Ducati, di mana waktu itu Desmosedici sudah sangat kompetitif di tangan Gigi Dall'Igna. Andrea Dovizioso membuktikannya, tapi Lorenzo kewalahan.

Pada tahun kedua bersama Desmosedici di 2018 baru dirinya bisa agak menyatu dengan Ducati. Itu pun masih belum konsisten, 4 kali podium bukanlah prestasi yang diharapkan Ducati dari Lorenzo.

Melihat hasil tes Valencia, Lorenzo jelas berjuang memahami karakter RC213V. Marc Marquez yang akan jadi rekan setimnya di 2019 nanti juga mengomentari performa Lorenzo saat tes di Ricardo Tormo.

"Aku tak sempat berbicara dengan Lorenzo di sesi tes Valencia, tapi yang ingin kukatakan adalah hari-hari pertama bersama mesin Honda adalah hari yang berat untuk rider manapun," kata Marquez seperti dikutip dari GPone.

m1

Kepindahannya ke Honda paling menyita perhatian | MotoGP

Karakter RC213V yang meledak-ledak tentu tidak berbanding lurus dengan gaya balap halus Lorenzo.  Pilihan Lorenzo hanya satu yakni menyatu dengan keliaran mesin RC213V, kecuali jika pengembangan RC213V di 2019 lebih kepada meng-kalemkan motor.

Tinggal menunggu waktu bro, Lorenzo sendiri menolak untuk bisa meraih gelar juara di tahun pertamanya bersama Honda. Dari pernyataan ini sendiri tersirat bahwa di tahun pertama dirinya akan lebih fokus pada adaptasi. Legenda balap MotoGP, Kevin Schwantz pun mengakui bahwa Lorenzo akan kesulitan di tahun pertamanya bersama Honda.

“Saya pikir dia akan butuh waktu untuk beradaptasi, sama seperti kasus Ducati. Namun setelah merasa nyaman dirinya akan menemukan cara sendiri untuk membalap dengan Honda,” ungkap Schwantz seperti dikutip dari Tuttomotoriweb.

Pada prinsipnya kita akan kembali melihat Lorenzo berjuang di tahun 2019 bro. Absen dari barisan depan dan mungkin akan crash di beberapa seri. Wajar, mengingat satu-satunya motor yang klop dengan dirinya hanyalah Yamaha M1. Selamat berjuang X-fuera!