Gaya Lanang

Mengangkat Brand Fashion Lokal ke Kancah Global

Bagaimana mengangkat brand lokal untuk bisa beradu dengan karya-karya internasional? Butuh perjuangan berat bro, dan brand seperti Sritex, Unionwell hingga Danjyo Hiyoji tahu benar bagaimana rasanya.

Menjadi bagian dari salah satu workshop di Ideafest 2017 Kamis, (5/10/2017), para pemilik brand-brand tersebut menceritakan bagaimana serunya perjuangan mereka untuk menuju pasar internasional yang keras tersebut.

Terkadang adaptasi dari mode tradisional ke digital bisa menjadi perkara saat ingin memasarkan produk.

"Banyak tantangan yang harus dihadapi untuk memperjuangkan sebuah brand fashion. Perbedaan karakter pembeli offline dan online, kecepatan perubahan tren, hingga ke ketersediaan bahan yang terbatas," kata Dana Maulana dari Danjyo Hiyoji.

ideafest-1

Dana Maulana, Khairiyyah Sari, David Bayu dan Hendro | Andrew R. Andika

Lain lagi jika melihat peran perusahaan yang sudah sangat besar dan menjadi pemasok bahan baku sperti Sritex. Menurut wakil dari pihak Sritex, Hendro, permintaan pasar yang makin beragam sering kali menjadi tantangan bagi penyedia bahan baku.

"dibutuhkan sumber bahan baru yang cukup berbeda karena permintaan pasar yang terus menerus  berubah, selain itu kecepatan pergantian tren juga membuat perusahaan kami harus bisa improve terus menerus,” katanya.

Unionwell sendiri cukup unik. Latar belakang pendidikan dan kedekatan David Bayu (David Naif) dengan dunia musik dan sepeda motor justru bisa menjadi salah satu strategi penting untuk mengembangkan bisnis fashionnya.

"Di Unionwell bagian terpenting adalah kita saling sharing pengalaman dan tentunya jika kita ingin membangun sebuah brand yang bagus ya sebaiknya kita menyentuh wilayah yang dekat dengan dunia kita, seperti saya di Unionwell lebih dekat dengan dunia musik dan motor maka jadilah brand streetwear yang cocok dengan musik dan motor,” ungkap David.

Selain itu David juga menambahkan, sebagai brand baru sebaiknya kita rajin-rajin ikutan event dan tidak lupa untuk go ahead dengan membuat produk berstandar internasional.

Pada akhirnya yang juga tak kalah penting adalah mengetahui pasar mana yang ingin kita masuki. Bukan sembarangan membuat brand fashion lalu memaksakan selera desain kita kepada pasar yang belum tentu cocok. Sederhana kan bro!