Gaya Hidup

Menikmati Pasta di Kaki Gunung Salak

Menikmati pasta di Indonesia memang entah mengapa selalu identik dengan tempat yang nyaman dan mewah. Namun kali ini semuanya berbeda. Lanang Indonesia berhasil menemukan sebuah food truck pasta di kaki Gunung Salak, Bogor.

Meramaikan acara Eco Music Camp 2016 yang dilaksanakan selama tiga hari di Taman Nasional Gunung Halimun-Salak, Warung Pasta mengutus satu food truck-nya ke lokasi. Kehadiran merek ini wajib diapresiasi karena tidaklah mudah mencapai lokasi yang memiliki medan berbatu. Membawa sebuah Volkswagen Dakota berisi bahan baku makanan dan peralatan dapur tentu menjadi tantangan tersendiri.

Rasa pasta kali ini jelas menjadi berbeda dari yang biasanya. Udara dingin pegunungan membuat pasta yang masih hangat berasap harus lebih cepat dihabiskan. Kontras? Tentu, semangkuk pasta dan food truk yang berwarna cerah sungguh terasa mencolok di antara warna hijau sekitarnya.

Yang juga sangat menarik adalah harganya. Dengan harga flat Rp 30.000 per porsi ditambah free lemon tea membuat situasi kantong tetap sejuk seperti udara pegunungan.

Food truck yang parkir di lokasi main stage ini dinilai cukup lihai memilih lokasi mangkal. Selain mudah ditemukan oleh pengunjung yang menikmati pertunjukan musik di panggung utama, food truk ini juga merupakan salah satu titik yang mudah ditemukan setelah Lanang Indonesia puas melakukan tracking hutan.

Lapar dan haus akibat terlalu lama membuat kami tak pikir panjang untuk memesan dua porsi. Ide menarik yang wajib ditiru oleh food truk lainnya yang hanya berani main aman di pusat kota. Salut untuk Warung Pasta!