Traveling

Menikmati Visa Transit di Dubai

Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) segera memiliki regulasi baru bagi penumpang yang melakukan transit di bandara-bandara di UEA untuk dapat merasakan pengalaman kota-kota UEA di bawah regulasi visa baru.

Regulasi ini ditujukan untuk memperbaiki prosedur visa transit dan memungkinkan wisatawan yang sedang transit untuk dapat berwisata di negara ini. Jadi kalau kalian transit di bandara manapun di UEA akan bisa mendapatkan visa masuk.

Sebelum rugi mumpung mampir yuk kita cari tahu cara nikmati Dubai saat transit!

Black Palace Beach sempurna buat kalian yang mencari suasana pantai tenang, dan pantai ini belum terlalu banyak dikenal orang. Pantai ini adalah pantai umum yang terbuka di sepanjang Al Sufouh Street, berada di antara Dubai Marina dan Burj Al Arab.

Terlepas dari lokasinya yang strategis, pantai ini juga merupakan salah satu pantai yang masih tersembunyi. Berdekatan dengan istana musim panas kerajaan di kota Al Sufouh, pantai ini menjanjikan perairan biru kristal yang sempurna, bersama dengan pemandangan matahari terbenam yang menakjubkan berlatar Palm Jumeirah.

al-reef-lebanese-bakery

Al Reef Bakery yang menyajikan hidangan tradisional | Dok. Lanang Indonesia

Weekend brunch di akhir pekan telah menjadi budaya bagi penduduk Dubai. Dengan hari kerja di Dubai yang dimulai pada hari Minggu hingga Kamis, weekend brunch menjadi sangat populer di hari Jumat untuk merayakan datangnya akhir pekan.

Brunch tersedia dalam berbagai bentuk dan ukuran – baik untuk berpesta, untuk acara yang lebih santai dan akrab, ataupun untuk acara keluarga dengan kegiatan untuk anak-anak agar tetap terhibur dan membebaskan para orang tua dari stres.

Untuk menyantap hidangan pencuci mulut tradisional, pergilah ke Al Reef Bakery, destinasi favorit di daerah Satwa Dubai yang menyajikan manisan buatan rumahan, termasuk baklava, knafe, maamoul, dan kaak.

al-qudra-cycling-track

Al Qudra cycling track buat kalian yang suka trailing | Dok. Lanang Indonesia

Dubai Creek - pusat industri ekspor-impor – adalah tempat dimana Kalian masih bisa menemukan asal mula Dubai. Pengunjung diajak untuk berlika-liku melewati menara angin dan gypsum serta bangunan yang terbuat dari karang di Al Fahidi Historical Neighbourhood, semuanya direstorasi sesuai dengan kemegahan aslinya menggunakan bahan dan metode bangunan tradisional yang otentik.

Untuk mendapatkan kesempatan menemukan oasis padang pasir di Dubai yang luas, Kalian dapat mengunjungi Al Qudra Lakes untuk melarikan diri dari hiruk-pikuk kota.

Kalian bisa bersepeda santai di Cycling Track, dan perjalanan ini juga menawarkan kesempatan untuk melihat beberapa satwa liar setempat, mulai dari rubah gurun dan oryx, hingga 170 jenis burung termasuk flamingo, angsa dan sejumlah burung-burung yang bermigrasi.