Tekno Otomotif

Mobil Konsep Lokal Gengsi Internasional

Jika kita masih percaya dan bangga dengan berbagai konsep mobil luar maka mulai sekarang hal itu harus diubah. Kita harus melihat faktanya jika ternyata banyak mobil konsep buatan anak bangsa yang meraih berbagai penghargaan mulai dari segi teknologi maupun tampilannya.

Mungkin memang informasi itu semua tak terlalu kencang tersiar atau mungkin karena kita yang terlalu sibuk mengamati perkembangan teknologi luar tanpa melihat perkembangan teknologi dalam negeri.

Kalabia Evo 5

Mobil konsep dari Tim Sadewa Universitas Indonesia (UI) ini menjadi juara pertama di ajang Shell Eco Marathon di Manila, Filipina, pada Maret 2016. Mobil konsep UI ini berhasil memecahkan rekor Asia karena hanya perlu kurang dari 1 liter bensin untuk menempuh jarak Jakarta-Bandung.

Menggunakan material carbon fiber composis dan memiliki berat 75 kg tersebut berhasil mempermalukan 117 tim dari 17 negara di Asia dan Australia. Mampu menempuh jarak 275 Km per liternya, membuat kita bisa pulang pergi Jakarta-Bandung hanya dengan Rp 10 ribu.

Nayaka 3.0

Mobil Nayaka 3.0 ini merupakan karya mahasiswa Universitas Indonesia (UI) yang berhasil meraih predikat “Mobil dengan Jarak Terakurat” serta memperoleh Juara 2 dalam ajang Kompetisi mobil ramah lingkungan Chem-E-Car International Competition–The 16th Asian Pacific Confederation of Chemical Engineering Congress (APCChE 2015) yang diadakan di Melbourne, Australia pada 27 September–1 Oktober 2015.

Mobil karya Farandy Haris (Teknik Kimia 2012), Silvia Adinda (Manajemen 2014), Uswatun Nur Khazanah (Teknik Kimia 2012) dan Zulfikar Ali Akbar (Teknik Mesin 2012) tersebut mampu bersaing dengan 13 finalis dari 4 negara lainnya, yaitu Malaysia, Australia, Irak dan Selandia Baru.

Nayaka 3.0 menjadi satu-satunya mobil yang berhasil menempuh jarak 10 meter secara tepat. Artinya, mobil ini tidak memiliki kesalahan atau error nol persen dalam menempuh perjalanan tersebut sambil membawa beban 200 ml air. Nayaka 3.0 sendiri memiliki keunggulan ramah lingkungan karena menggunakan energi berupa gas oksigen bertekanan.

HYVO 101

Mobil buatan mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) ini tak kalah dengan buatan mahasiswa asing. Mobil karya mahasiswa Yogyakarta ini pun mampu menyabet gelar juara diajang International Student Green Car Competition (ISGCC) di Korea Selatan, pada Mei tahun lalu.

Sebelas mahasiswa yang tergabung dalam Tim mobil Universitas Negeri Yogyakarta, Garuda UNY Racing Team (GURT) mampu membuktikan konsistensinya untuk kategori mobil hybrid. Mereka berhasil mengungguli jumlah perolehan poin dari rival terberat sekaligus juara bertahan tahun lalu, MDS Cruza yang merupakan tim lokal. Satu-satunya tim wakil Indonesia ini berhasil menjadi juara umum dan mendapat gelar Best of the Best.

Di mana gelar tersebut diraih setelah berhasil menjuarai berbagai aspek, mulai dari 1st winner maneuver dalam maneuverability race. Lalu 2nd winner acceleration untuk kategori acceleration race dan mampu menjawab tantangan cuaca.