Karier

Modern Guide: Perilaku Tabu di Kantor (Bagian 1)

Bagi kalian yang masih bekerja, tentunya kantor ibarat rumah kedua kita dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu lingkungan ini tentu memiliki aturan dan tabu mereka sendiri, baik yang tertulis maupun yang tak tertulis.

Kali ini kita akan membahas ragam tabu di kantor yang di mana akhirnya perilaku kalian bisa menjadi salah jika melakukannya. Jadi apa saja sih poin-poin penting yang tabu untuk dilakukan di kantor? Check this out.

Tidur

Ketika kita mencuri-curi tidur di kantor tanpa alasan yang kuat, tentunya rekan kerja atau atasan akan menganggap kita sebagai orang yang tidak bisa mengatur waktu tidur. Tidur menjadi tidak masalah ketika dilakukan pada jam istirahat, tapi akan berakibat buruk jika terjadi dalam jam kerja dan di atas meja kantor kalian sendiri.

Sok Asyik

Sikap sok asyik umum dilakukan oleh anak baru, dan terjadi karena rasa grogi yang berlebihan. Bagi kalian yang punya potensi untuk sok asyik sebaiknya mulai introspeksi diri saat sudah ada rekan kerja yang melontarkan candaan dengan kalimat “dasar, sok asyik lo.” Mulut mereka biasanya benar-benar melemparkan kebenaran tanpa mereka sadari.

Sponsored Links

Menjilat

Menjilat adalah sebutan halus untuk orang yang senang menyanjung atasan demi keuntungan tertentu. Dengan sangat mudah kalian bisa menjadi public enemy jika kedapatan mempraktekkan hal ini di kantor. Menjilat adalah salah satu hal tertabu tingkat atas yang sangat wajib kalian hindari.

Judgemental

Ketika kita menjadi orang yang senang menghakimi, semakin sedikit rekan kerja yang akan berbagi cerita dengan kita. Seorang yang memiliki kecenderungan menjadi ‘hakim’ biasanya tidak senang mengumpulkan banyak informasi dan sangat cepat dalam berkesimpulan. Asumsinya pun biasanya berdasar pada hal-hal yang tidak valid, so jangan jadi ‘hakim’ ya bro.

Mendadak Dosen

Jika di dalam kelas tentu dosen akan didengarkan sepenuh hati, namun di kantor tidak semua karyawan masuk ruangan untuk merasakan sensasi kuliah lagi. Ketika kalian memiliki pengetahuan lebih dibandingkan yang lain, bagikan pengetahuan itu dengan cara yang santun. Jangan menggurui dan cukupkan hanya di satu konteks saja. Lampiaskan energi mengajar kalian di tempat lain, buka les privat misalnya.