Sukses

Muslihat Halal Agar Lolos Wawancara Kerja

Berakit-rakit ke hulu berenang-renang ke tepian, menunggu-nunggu pengumuman kerja akhirnya tak diterima juga. Mungkin kata-kata tersebut jadi momok menakutkan bagi pemburu kerja. Mencari kerja di negara yang banjir penduduk ini memang tak mudah, namun bukan berarti tak bisa diakali untuk mendapatkannya.

Beberapa tipu muslihat yang halalan toyyiban ini bisa diterapkan untuk bisa lolos dari jaring seleksi yang nyamuk pun tak bisa lolos.

Antusias

Senyum, lantang dan fokus saat wawancara adalah hal wajib yang akan dijadikan bukti oleh HRD jika Anda antusias atas pekerjaan yang dilamar. Sudah jelas, jika perusahaan akan malas melek untuk orang-orang yang tak antusias.

Buktikan antusiasme tersebut dengan menatap mata pewawancara sebagai bentuk serius mendengarkan. Tapi jangan sambil bilang “tatap mata Ojan”, nanti Anda malah dikira ilusionis gadungan yang lagi tes ilmu.

Menjelekkan

Wah kalau menjelek-jelekkan sesuatu memang dilarang secara norma dan agama sih. Maka dari itu sebisa mungkin ketika ditanya bagaimana perusahaan atau tempat bekerja sebelumnya, lebih baik jawab dengan yang positif saja. Bilang saja perusahaan tersebut mau menaikkan gaji 7 kali lipat namun Anda merasa tak enak dan mencari perusahaan yang mau menggaji lebih wajar.

Penting untuk diingat. Pilih kalimat dengan hati-hati, tunjukkan sikap santun dan kedewasaan untuk menunjukkan kualitas pekerja seperti apa yang dimiliki.

On Time Dan Kece

Kesan pertama saat datang terlambat untuk wawancara kerja akan memberi pandangan buruk bagi pelamar ke depannya, sebisa mungkin hindari hal ini, bila perlu tangkis dengan jurus pamungkas. Sama-sama kita tahu, di dunia kerja istilah waktu adalah uang telah mendarah daging.

Selain itu, tampil kece saat wawancara adalah perintilan yang tak dimasukkan ke dalam CV namun dihitung sebagai nilai plus. Oleh karena itu tampillah dengan penampilan terbaik layaknya bertemu selingkuhan. Hal tersebut juga akan menunjukkan sikap profesional dan menghargai orang lain.