Motor-mobil

Naked 250cc, Kelas Nyaman Para Pecinta Road Trip

Pecinta roda dua di Indonesia masih banyak didominasi oleh mereka yang menyukai road trip atau akrab disebut turing motor. Mulai dari pemilik supersport sampai komunitas-komunitas motor bebek-pun pasti ujung-ujungnya turing untuk menikmati berbagai destinasi wisata di Indonesia. Sayangnya kelas 250cc naked masih kalah peminat dibandingkan motor-motor berfairing.

Masih ingat era Honda Tiger, Yamaha Scorpio dan Suzuki Thunder 250? Ya, era keemasan di mana budaya road trip biker didukung dengan produk berkualitas dengan harga terjangkau. Hari ini para penggemar motor-motor tersebut masih ada dan terus berharap pabrikan mau kembali melahirkan produk yang serupa.

honda-cb300f-15

Platform CB300 untuk Tiger masih terlalu mewah | Honda

Menariknya Yamaha India berani menelurkan FZ25, sebuah motor 250cc yang   sangat cocok untuk para pecinta turing karena mengusung mesin silinder tunggal dari platform Yamaha Scorpio. Efeknya adalah motor dengan tenaga mumpuni yang range harganya masih terjangkau untuk berbagai kalangan.

Hal ini sedikit banyak adalah kabar gembira untuk biker tanah air karena beberapa kali pabrikan Yamaha Indonesia dan India saling bertukar platform varian motor. Lihat saja Byson yang aslinya lahir di India dan kini All New R15 yang lahir di Indonesia kemungkinan besar juga akan dirilis di sana.

Sedangkan pihak Honda masih bungkam untuk membahas kelahiran Tiger 250cc, di mana para penggemar fanatik varian ini sudah sangat menunggu kelahiran sang macan yang melegenda.

suzuki-inazuma-launched-in-india-press-image-1024x612

Inazuma gagal meneruskan era touring Thunder 250 | Suzuki

Jika akhirnya Yamaha Indonesia berani merilis FZ25 di Indonesia, bukan tak mungkin Honda akan ikut terjun bebas menuju market yang sudah sangat lama terlelap ini. Sedangkan Suzuki bisa mengekor dengan membawa embel-embel Thunder 250cc yang hari ini juga adalah motor kolektor.

Penggemar produk Tiger, Scorpio dan Thunder adalah biker-biker yang cukup fanatik. Mereka tidak akan terlalu mempermasalahkan fitur-fitur canggih, yang terpenting adalah kubikasi naik jadi seperempat liter dan mengusung nama besar pendahulunya.