Gaya Hidup

Olahraga yang Pas Untuk Jiwa Sejati

Dunia pria selalu identik dengan testosteron dan adrenalin. Mungkin tidak semua pria seperti ini, tapi kebanyakan pria akan memilih berbagai bentuk aktivitas fisik yang menguras tenaga dan menempa mental. Jika Anda menginginkan olahraga yang cocok untuk jiwa lelaki berikut ini jawabannya!

Mix Martial Art

Olahraga yang satu ini merupakan percampuran dari beragam seni bela diri. Mulai dari Judo, Karate, Kick Boxing dan masih banyak lagi. Dalam Mix Martial Art Anda dibebaskan bertahan dan menyerang dengan bagian tubuh mana pun, tentunya dengan peraturan-peraturan tertentu. Tak bisa sembarangan, untuk bisa mahir dalam olahraga ini Anda harus memiliki setidaknya satu latar belakang bela diri. Selain itu ketahanan tubuh terhadap pukulan dan tendangan yang mungkin menyebabkan luka serius juga wajib diperhatikan.

Auto Race

Balapan merupakan salah satu jenis olahraga yang sering dianggap tidak membakar kalori, padahal jika Anda sudah menjalankannya balap road race, trail ataupun mobil bisa memompa adrenalin hingga ke puncak tertinggi. Tidak percaya? Perhatikan para pebalap MotoGP atau Formula 1 setelah naik podium. Mereka bermandi keringat dan sangat kelelahan bukan.

Parkur

Yang satu ini merupakan olahraga yang sangat menguras fisik sekaligus memompa adrenalin. Tak bisa langsung dipraktikkan, Anda membutuhkan beberapa tahapan dari gerakan lompatan-lompatan pemula hingga akhirnya Anda bisa benar-benar melewati rintangan. Ketepatan dalam perhitungan lompatan dan jarak harus sangat diperhatikan karena salah sedikit saja saat melompati satu gedung ke gedung lain bisa sangat fatal.

Selancar

Selancar juga adalah salah satu olahraga yang bisa menjadi identitas semangat pria Anda. Agak sulit memang mempelajarinya karena Anda membutuhkan pantai untuk melakukan olahraga yang satu ini, tapi jangan menyerah. Ketika sekali Anda sudah lancar untuk berselancar banyak wanita yang akan tertarik ketika Anda menceritakan olahraga favorit ini.

Mungkin ada segelintir wanita yang juga menikmati olahraga-olahraga di atas, tapi tidak menjadikan olahraga-olahraga tersebut feminin. Kembali ke niat Anda di awal, tujuan utama mencoba olahraga-olahraga tersebut bukanlah untuk terlihat macho tapi melepaskan naluri alami lelaki Anda.