Motor-mobil

Pabrikan Motor Lokal yang Mulai Menggeliat

Mungkin tidak akan ada habisnya jika kita membahas perkembangan pabrikan motor mainstream. R&D yang kuat serta fondasi yang kokoh membuat inovasi dari brand-brand mapan tak pernah berhenti. Yang menarik adalah cerita pabrikan lokal yang perlahan mulai keluar dari bayang-bayang para raksasa ini.

Yang kita bahas lokal di sini adalah brand-brand yang bisa dibilang masih independent memproduksi produk-produk mereka. Jadi lokal bukan artinya produk Indonesia ya bro. Karena ada beberapa brand lokal luar yang juga perlahan tapi pasti mulai menjajal produknya ke negeri ini, walau masih semi-semi impor.

Berikut ini brand-brand lokal yang mulai semakin berani unjuk gigi di pasar roda dua Indonesia yang terkenal keras dan didominasi oleh brand Jepang.

viar1

VIAR

VIAR menjadi pabrikan lokal asli Indonesia yang bisa dibilang paling kokoh melawan arus mainstream di negeri ini. Memulai semuanya dari tahun 2000, pabrikan asli Semarang ini masih melakukan produksi motornya dengan support mesin dan tenaga ahli dari Taiwan. Namun per hari ini dominasi part lokal dan tenaga ahli asli Indonesia mulai perlahan memperkaya produk-produknya.

Walau sempat dikenal karena produk motor niaganya, namun produk-produk sportnya tetap banyak disukai di daerah. Varian Cross X menjadi salah satu yang banyak disukai penggemar off-road. Yang terbaru Viar meluncurkan Vortex 250, sebuah motor touring yang memiliki garis desain tegas dan mesin tangguh. Terdekat mereka akan segera meluncurkan varian Vintech yang akan meramaikan pasar motor klasik nasional.

gazgas

Gazgas

Asli Surabaya, Gazgas memulai perjalanannya pada tahun 2013 dengan varian-varian motor trail. Gazgas menjadi pemain kuat di kelas off-road karena hingga hari ini pun mereka masih tetap terus memantapkan produk-produk trailnya.

Satu yang menarik adalah varian trail special engine-nya yakni GXE450. Motor berkapasitas 450cc ini mampu memuntahkan power hingga 43,5 HP bro. Produk ini menunjukkan bahwa Gazgas serius untuk terjun di pasar roda dua nasional.

soib

SOIB

Nama yang unik memang diambil dari kata Sohib (Teman), brand yang lahir dari sebuah perusahaan importir motor CBU ini merupakan brand asli Jakarta. Diklaim bahwa teknologi yang ada pada produk-produknya asli dari Eropa, SOIB memiliki kekuatan pada pricing yang mantap. Bagaimana tidak, varian retro Racer 400 mereka saja bisa diboyong dengan harga Rp 65 juta. Terjangkau.

Perjalanan SOIB sudah dimulai sejak tahun 2008 di mana pada saat itu mereka masih coba jajal pasar, namun hari ini SOIB menjadi salah satu brand yang bisa menjadi alternatif bagi kalian yang bosan dengan motor mainstream.

gentleman-blue

GPX

GPX menjadi satu-satunya brand lokal non-Indonesia yang mulai secara underground menyelinap ke pasar roda dua nasional. Dimulai dari sebuah perakitan ATV (all terrain vehicle) di Thailand pada tahun 2007, hari ini GPX menjadi salah satu brand lokal yang menyajikan paling banyak varian dengan ciri khas desain tersendiri. Mengingat selera pasar Thailand cukup berbeda dengan customer-customer Indonesia, GPX cenderung membawa kesan unik pada produk-produknya.

Salah satu yang juara adalah Legend Gentleman. Produk ini menawarkan desain retro modern yang menawarkan aura moge. Jika nantinya memiliki distributor resmi di tanah air, bukan tak mungkin GPX akan menjadi ancaman serius bagi pabrikan lokal dalam negeri.

Itu dia bro brand-brand lokal yang dulu masih dipandang sebelah mata yang kini mulai serius menawarkan kualitas. Awal kehadiran yang meninggalkan kesan buruk terhadap mesin-mesin China, perlahan mulai pudar karena pabrikan-pabrikan ini pun belajar dan tidak ingin mengulang kesalahan yang sama.

Sekarang hanya tinggal pilihan kita saja, apakah kalian tertarik dengan brand-brand indie ini?