Gaya Hidup

Puasa Bukan Alasan Lemas Bro!

Sudah menjadi hal yang umum jika saat bulan puasa mendadak semua orang yang beraktivitas terlihat lemas. Jika benar demikian yang Anda rasakan selama berpuasa berarti ada yang salah dengan pola aktivitas di bulan Ramadhan ini.

Lalu bagaimana cara melawan lemasnya tubuh selama bulan puasa ini? Ini dia cara mudah a la Lanang Indonesia!

Adaptasi

Timing makan jelas berubah total selama bulan puasa, maka ada baiknya kita beradaptasi setidaknya satu minggu sebelum memasuki bulan Ramadhan. Geser waktu makan secara perlahan sehingga mendekati pola saat berpuasa sehingga ketika mulai berpuasa tubuh kita tidak terlalu kaget. Begitu pula setelah habisnya bulan puasa, normalkan pola makan juga secara perlahan.

Menu

Perhatikan pula menu saat sahur dan berbuka. Selama berpuasa seharian jelas tubuh dituntut untuk beraktivitas normal namun tanpa jeda istirahat seperti makan siang, maka pastikan menu sahur kita banyak mengandung vitamin dan karbohidrat untuk daya tahan. Sebisa mungkin dekati waktu Imsak sehingga tidak ada durasi ekstra.

Begitu pula saat berbuka, paling pertama tingkatkan glukosa  secara signifikan dengan konsumsi kurma, air kelapa muda atau susu. Hindari air dingin saat berbuka karena bisa meningkatkan asam lambung. Intinya semua makanan harus lebih diperhatikan gizinya selama bulan puasa ini.

Tidur

Ketika berpuasa Anda merasa lemas dan mengantuk? Ingat itu bukan karena kita kelaparan, tapi karena pola tidur yang mungkin saja kurang atau secara mendadak berubah. Banyak orang yang menggunakan akhir pekan untuk tidur seharian memotong waktu puasa dan akhirnya harus terbangun lemas. Tetaplah beraktivitas normal sekalipun di hari libur, lagi pula tidur bukanlah esensi dari puasa itu sendiri bro.

Sugesti

Sebenarnya rasa lemas yang ada itu karena sugesti pribadi. Ketika pikiran kita sudah terkuasai dengan status kita yang berpuasa maka akan terjadi alur berpikir seperti: Puasa itu lapar dan lapar itu lemas. Jika alur pikiran seperti ini terus terjadi sepanjang hari maka jelas outputnya adalah penampakan fisik kita yang benar-benar lemas.

Puasa adalah ibadah, ketika ibadah ternyata menurut kita adalah beban di saat itu juga kita tidak lebih baik daripada orang-orang yang tak berpuasa. Selamat menunaikan ibadah puasa, semangat bro!