Terkini

Rekor-rekor Powerman Asia Duathlon 2016

Thomas Bruins dan Emma Pooley menjadi pemenang kejuaraan Powerman Asia Duathlon 2016 yang dilaksanakan di Kota Putrajaya, Malaysia pada Minggu (6/3/2016). Acara tahun ini juga memecahkan rekor tersendiri dengan jumlah peserta hingga 2.645 orang.

“Kami sangat gembira karena sudah melebihi target peserta hingga 2.645 orang dan menyajikan kompetisi yang luar biasa. Kami akan melanjutkan rencana untuk tahun depan pada acara yang sama dan kami yakin bisa lebih sukses,” ungkap Andrew Ching, CEO E-Plus Global Sdn Bhd.

Kejuaraan Powerman Asia Duathlon 2016 terdiri dari beberapa kategori kompetisi yakni Powerman Classic, Powerman Short, Powerman Classic Relay dan Powerman Short Relay. Untuk klasik jarak yang harus ditempuh adalah 10 km berlari, 60 km bersepeda dan 10 km berlari. Sedangkan untuk kategori pendeknya semua jarak dipotong separuhnya.

Gael Le Bellec, Thomas Bruins dan John Leerams Chicano | Dok. Powerman Asia

Thomas memenangkan kompetisi dengan waktu 2 jam 35 menit 53 detik yang diikuti oleh John Leerams Chicano dengan 2 jam 39 menit 19 detik. Untuk kelompok wanita Emma Pooley yang sudah menjadi langganan juara di kejuaraan ini kembali memenangkan kompetisi dengan waktu 2 jam 57 menit 27 detik yang diikuti Airi Sawada dengan waktu 3 jam 13 menit 40 detik.

“Kejuaraan ini adalah tantangan bagi kekuatan dan mental kita sesungguhnya. Cuaca yang panas membuat trek di Malaysia ini menjadi salah satu yang paling menantang di dunia dan saya sangat senang bisa menjadi juara di sini. Saya akan terus berlatih dan berharap bisa memecahkan rekor waktu yang lebih baik tahun depan,” kata Thomas.

Dengan peserta yang terdaftar dari 39 negara di seluruh dunia perhelatan Duathlon ini merupakan salah satu ajang internasional terbesar yang pernah dilaksanakan di Malaysia.

 

Emma Pooley menyentuh garis finis | Dok. Powerman Asia

Jika Malaysia saja bisa melaksanakan kompetisi Duathlon internasional, mengapa Indonesia tidak bisa menjadi penyelenggara Triathlon internasional yang jelas lebih bergengsi! Apa kabar olahraga Indonesia?